Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kompas.com - 24/09/2020, 05:49 WIB
La Mauria (72) seorang petani asal Dusun Ulusadar, Desa Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku hanya bisa pasrah dan berdoa agar pembengkakan mata yang membuatnya buta segera sembuh, MunandarLa Mauria (72) seorang petani asal Dusun Ulusadar, Desa Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku hanya bisa pasrah dan berdoa agar pembengkakan mata yang membuatnya buta segera sembuh,

AMBON,KOMPAS.com - La Mauria (72), seorang petani asal Dusun Ulusadar, Desa Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, hanya bisa terbaring lesu di rumahnya. 

Kakek berusia 72 tahun itu menderita penyakit aneh yang menyerang kedua matanya.

Setahun terakhir, La Mauria tidak bisa bekerja untuk menafkahi istri dan kedua anak angkatnya yang masih kecil. Penyakit tersebut menggerogoti matanya dan membuatnya buta.

Kondisi Kakek Mauria semakin memprihatinkan karena istrinya jatuh sakit sejak setahun terakhir. Sementara kedua anaknya masih duduk di bangku sekolah.

Adik Mauria, La Bunga mengatakan, penyakit itu muncul setelah korban membersihkan tanaman cengkeh di kebunnya setahun lalu.

“Jadi awalnya itu ada serangga yang masuk di mata kakak saya itu lalu dia mengcek matanya,” kata La Bunga kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Depresi, Trauma Pergi Sendirian

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk membantu Kakek Mauria. Sumbangkan rezeki Anda untuk membantu meringankan Kakek Mauria agar dapat hidup lebih baik. Klik di sini untuk donasi.

Menurut La Bunga, beberapa hari setelah itu, mata kiri kakaknya bengkak. Beberapa hari kemudian, mata kanan kakaknya juga ikut bengkak. Sehingga, kakaknya tak bisa melihat. 

Saat ini, kata La Bunga, Mauria hanya bisa pasrah mengharapkan bantuan untuk berobat. Ia berharap pemerintah daerah bisa membantu meringankan penderitaan kakaknya.

Minum minyak tanah

Kakek Mauria harus melawan penyakitnya dengan kondisi yang sulit dan memprihatinkan. Muria telah melakukan segala usaha agar sembuh dari kebutaan.

Keponakan Mauria, Munandar mengatakan, pamannya itu sempat dibawa ke Puskesmas Waasala saat dua matanya bengkak karena kemasukan serangga.

Tetapi, kondisi mata pamannya semakin parah.

“Di Puskesmas Waisala antua (paman) hanya dikasih obat dan obat tetes mata tapi tidak ada perkembangan untuk membaik,” ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X