Kompas.com - 23/09/2020, 08:33 WIB
Kapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby Aria Prakasa, menunjukan barang bukti yang digunakan tersangka saat melakukan tindak kekerasan saat bentrok pesilat terjadi KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIKapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby Aria Prakasa, menunjukan barang bukti yang digunakan tersangka saat melakukan tindak kekerasan saat bentrok pesilat terjadi

MADIUN, KOMPAS.com - Polres Madiun Kota menahan enam tersangka kasus bentrok antar pesilat di Jalan Rawa Bhakti, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman dan di Jalan Dadali, Kelurahan Nambangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, yang berlangsung Sabtu (19/9/2020).

"Kami menetapkan dan menahan enam tersangka kasus tersebut. Dua tersangka dari peristiwa di Jalan Rawa Bakti dan empat tersangka dari persitiwa di Jalan Dadali," kata Kapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby Aria Prakasa, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Aksi Pelemparan Pesilat Latihan, 6 Orang Jadi Tersangka

Mantan Kapolres Aceh Barat itu mengatakan, dua tersangka yang terlibat tindak kekerasan di Jalan Rawa Bhakti berinisial EEP (23) dan WIP (16).

Keduanya dijerat pidana merusak mobil dan rumah dengan cara melempar menggunakan batu.

Baca juga: Lihat Temannya Terluka, 7 Pesilat Keroyok Pesilat Lainnya di Sukoharjo, 4 Orang Terluka

Kronologinya, kedua tersangka mengikuti konvoi bersama sekitar 200 motor.

Setelah melintas di sekitar Jalan Rawa Bhakti, keduanya melakukan pelemparan batu hingga menyebabkan kaca mobil dan kaca rumah warga pecah.

Sementara peran empat pelaku tindak kekerasan di Jalan Dadali berinisial, LGP (21), MHS (30), AS (17) dan RVC (18) menyerang dua orang bernama Topan (36) warga Kecamatan Taman dan Ivan (31) warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

“Kedua korban pada saat itu berboncengan mengendarai motor di sekitar Jalan Dadali. Tiba-tiba datang rombongan massa, termasuk keempat tersangka, menendang korban hingga terjatuh,” jelas Bobby.

Korban yang terjatuh kemudian dikeroyok oleh para tersangka. Korban dipukul, ditendang, dan dilempar bangku kayu hingga korban mengalami luka-luka.

Bobby menambahkan kemungkinan tersangka masih bertambah lantaran saat ini polisi masih mengembangkan penyidikan.

Terhadap kasus itu, enam pesilat dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan terhadap orang atau barang, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sementara itu Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda Madiun, R Agus Wiyono Santoso, meminta seluruh pesilat PSHW tidak mudah terprovokasi pihak mana pun. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X