Lihat Temannya Terluka, 7 Pesilat Keroyok Pesilat Lainnya di Sukoharjo, 4 Orang Terluka

Kompas.com - 24/01/2020, 20:30 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan

SOLO, KOMPAS.com - Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah mengamankan tujuh orang pelaku pengeroyokan di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pelaku dan korban berasal dari perguruan silat yang berbeda.

Pengeroyokan menyebabkan empat orang terluka.

Dari tujuh pelaku yang ditangkap, dua di antaranya masih di bawah umur.

Adapun para pelaku tersebut berinisial RM (20), AZ (20), MT (21), SK (25), FH (19), AS (15) dan VR (15).

Baca juga: Selama 8 Tahun Seorang Ibu di Samarinda Aniaya 3 Anaknya dengan Balok dan Piring Tanpa Alasan

Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan, pengeroyokan dilakukan karena motif balas dendam.

Awalnya, selesai melakukan pertemuan di wilayah Boyolali, para pelaku pulang menuju ke arah Solo.

Sampai di perempatan lampu merah Kartasura, para pelaku bertemu dengan temannya dalam kondisi terluka karena dikeroyok anggota perguruan silat lain.

"Peristiwa pengeroyokan ini terjadi Rabu tanggal 15 Januari 2020 pukul 00.54 WIB di warung angkringan Kartasura, Sukoharjo," kata Budhi dalam konferensi pers di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020).

Mengetahui temannya terlaku, para pelaku berjalan sekitar 200 meter dari perempatan lampu merah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Ibu Mengamuk Bawa Pisau di Kantor Disdukcapil, Diduga Ditipu Calo E-KTP

Video Viral Ibu Mengamuk Bawa Pisau di Kantor Disdukcapil, Diduga Ditipu Calo E-KTP

Regional
Adik Ipar Khofifah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Adik Ipar Khofifah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

Regional
Istri Bupati vs Wakil Bupati Bertarung di Pilkada Kabupaten Semarang

Istri Bupati vs Wakil Bupati Bertarung di Pilkada Kabupaten Semarang

Regional
Satu Pekan PSBB DKI Jakarta, Volume Kendaraan di Puncak Merosot

Satu Pekan PSBB DKI Jakarta, Volume Kendaraan di Puncak Merosot

Regional
Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Regional
Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Ini Meninggal karena Corona

Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Ini Meninggal karena Corona

Regional
Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Regional
Berawal Serangga Masuk Mata, Kakek La Mauria Kini Tak Bisa Melihat

Berawal Serangga Masuk Mata, Kakek La Mauria Kini Tak Bisa Melihat

Regional
Ini 4 Paslon yang Akan Bertarung di Pilkada Cianjur

Ini 4 Paslon yang Akan Bertarung di Pilkada Cianjur

Regional
5 Fakta Seputar Dokter Kecantikan Abal-abal di Serang

5 Fakta Seputar Dokter Kecantikan Abal-abal di Serang

Regional
Suara Gaduh di Atap, Rupanya Hujan Es Sebesar Kelereng di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Suara Gaduh di Atap, Rupanya Hujan Es Sebesar Kelereng di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Regional
Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X