Kompas.com - 18/09/2020, 15:33 WIB
Tangkapan layar rekaman video Bupati PPU Abdul Gafur Masud saat menemui banyak dan petugas tak bermasker di salah satu feri penyebrangan PPU ke Balikpapan, Kaltim, Rabu (16/9/2020). IstimewaTangkapan layar rekaman video Bupati PPU Abdul Gafur Masud saat menemui banyak dan petugas tak bermasker di salah satu feri penyebrangan PPU ke Balikpapan, Kaltim, Rabu (16/9/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud menemukan masih banyak warganya yang tidak mengenakan masker saat bepergian.

Hal itu ditemukan bupati yang biasa dipanggil AGM saat menyamar jadi penumpang kapal feri.

AGM naik kapal feri PPU-Balikpapan pada Rabu (16/9/2020) tanpa diketahui orang lain untuk memantau kedisiplinan warganya menjalankan protokol kesehatan.

Dia menutup kepala dengan kain hitam diikat dan menggunakan masker hitam logo TNI/Polri naik ke kapal feri.

”Saya nyamar jadi anak motor. Naik ke feri ternyata banyak warga yang ngeyel enggak bermasker termasuk petugas (feri),” ungkap AGM saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Pemkab PPU Fasilitasi Pelajar, Santri, dan Mahasiswa Jalani Rapid Test Gratis

AGM tidak langsung menegur. Dia hanya mendokumentasikan temuannya itu melalui rekaman video.

“Kalau saya tegur nanti ketahuan. Jadi saya bikin video saja,” tutur dia.

Video AGM tersebut viral di media sosial.

AGM menyebut lewat video tersebut banyak netizen memintanya memberi sanksi kepada para petugas dan warga yang tidak bermasker tersebut.

“Tapi nanti kita bikin peraturan bupati (Perbup) saja denda,” tegas dia.

Baca juga: Menyamar Jadi Wanita, Pria Ini Peras Korban dengan Rekaman Video Call Seks

Penyamaran tersebut dilakukan karena lokasi PPU merupakan wilayah perbatasan antar kabupaten dan kota termasuk perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

“PPU jadi pintu masuk. Orang-orang dari Kalsel mau ke Balikpapan biasa lewat feri dari PPU,” terang dia.

Atas temuan tersebut, AGM berencana menaikan sanksi denda dari sebelumnya Rp 50.000 menjadi Rp 1 juta.

“Ini bukan menghukum tapi sebagai efek jera. Karena kita sudah bagikan masker ke warga. Jadi enggak ada alasan lagi enggak bermasker,” tegas dia.

Baca juga: Paparkan 9 Raperda Kabupaten PPU, Bupati AGM: Realisasi Pendapatan 2019 Rp 1,6 Triliun Lebih

Perbup dengan denda Rp 1 juta tersebut sedang dikonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri oleh Kabag pemerintahan Setkab PPU.

Sejak tadi malam, Kamis (17/9/2020) AGM mengaku sudah menandatangani perbup dengan denda Rp 1 juta tersebut.

Selanjutnya akan disosialisasikan selama satu pekan kemudian diberlakukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X