Wakil Bupati Gunungkidul: Jangan Mudik Dulu

Kompas.com - 16/09/2020, 12:15 WIB
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi di Kantornya Kamis (30/7/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOWakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi di Kantornya Kamis (30/7/2020)

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, meminta kepada warga di luar daerah untuk tidak mudik terlebih dahulu.

Operasi penggunaan masker terus ditingkatkan untuk mengurangi resiko penularan Covid-19.

"Jangan (mudik) kemudian kondisi seperti ini dari zona merah datang ke Gunungkidul," kata Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi di sela apel pengendalian, pengawasan, protokol kesehatan di Halaman Pemkab Gunungkidul, Selasa (15/9/2020).

Menurut dia, warga yang berada di zona merah cukup beresiko.

Baca juga: Lurah di Gunungkidul Positif Covid-19, Kantor Kelurahan dan Klinik Ditutup

 

Apalagi, sebagian kasus positif Covid-19 di Gunungkidul, berasal dari pelaku perjalanan.

Namun demikian, masyarakat diminta untuk tidak mengusir pemudik yang datang seperti beberapa waktu lalu terjadi.

Pemudik yang terlanjur datang langsung melaporkan ke kalurahan setempat, dan didata dimasukkan dalam Sistem Informasi Desa (SID).

"Jangan atas kepentingan yang kecil mengorbankan kepentingan bersama," ucap Immawan.

Pemerintah sendiri terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat mengenai Perbup nomor 68 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Pencegahan Corona Virus Disease 2019 pada Adaptasi Kebiasaan Baru. 

Sosialisasi ini melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Organisasasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X