Polisi Ingatkan Massa Pendukung Paslon di KPUD Gresik Patuhi Protokol Kesehatan

Kompas.com - 04/09/2020, 19:05 WIB
Kasat Binmas Polres Gresik AKP Zunaidi, saat memberikan himbauan kepada massa pendukung Paslon yang ada di luar gedung KPU Gresik agar tetap mematuhi protokol kesehatan, Jumat (4/9/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKasat Binmas Polres Gresik AKP Zunaidi, saat memberikan himbauan kepada massa pendukung Paslon yang ada di luar gedung KPU Gresik agar tetap mematuhi protokol kesehatan, Jumat (4/9/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerapkan protokol kesehatan pada proses pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik 2020, yang resmi dimulai, Jumat (4/9/2020).

Massa pendukung yang turut mengiringi pasangan calon (paslon), dibatasi untuk dapat masuk dalam area Gedung KPU Gresik.

Sehingga, massa pendukung paslon banyak yang tertahan di luar Gedung KPU Gresik.

Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian yang sedang berjaga mengingatkan kepada semua orang untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Pilkada Gresik, PDI-P Dukung Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

"Kami tidak akan lelah untuk terus mengingatkan kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, di sela agenda pengamanan di Gedung KPU Gresik, Jumat (4/9/2020).

Selain memberikan pengamanan, ada pula anggota kepolisian yang tidak henti memberikan imbauan dan mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita harus mematuhi protokol kesehatan, agar tidak terjadi klaster baru. Kita harus bertahan dari zona oranye untuk menjadi kuning, dan selanjutnya menjadi zona hijau," ucap Arief.

Melalui pengeras suara yang dipasang di mobil patroli maupun yang dibawa secara manual, pihak kepolisian terus mengimbau kepada massa pendukung dan masyarakat di sekitar Gedung KPU Gresik untuk mematuhi protokol kesehatan.

Mulai dari untuk mengenakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Adapun anggota yang disiagakan pihak kepolisian dalam agenda pendaftaran Pilkada Gresik 2020, kata Arief, berjumlah 189 personel.

Baca juga: Pilkada Gresik, Sejumlah Kandidat Mulai Panaskan Mesin Politik

 

Arief berharap, situasi Gresik hingga pasca Pilkada 2020 nantinya dapat terus berjalan kondusif.

"Kami berharap, suasana kondusif dapat terus dijaga oleh masyarakat," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X