Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Kompas.com - 12/08/2020, 08:15 WIB
Anjungan rumah kayu di kolam budidaya ikan merupakan salah satu sarana di lokasi Agrowisata Air Jangkang, Bangka, Selasa (11/8/2020). KOMPAS.com/HERU DAHNURAnjungan rumah kayu di kolam budidaya ikan merupakan salah satu sarana di lokasi Agrowisata Air Jangkang, Bangka, Selasa (11/8/2020).

BANGKA, KOMPAS.com - Sejumlah kawasan bekas tambang di Kepulauan Bangka Belitung, kini mulai bertransfromasi menjadi lahan hidup yang dikembangkan dalam konsep agrowisata.

Salah satunya yang layak untuk dikunjungi adalah Kampoeng Reklamasi di daerah Air Jangkang, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.

Destinasi yang mengusung tema kembali ke alam (back to nature) ini berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Pangkalpinang.

Baca juga: Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Di kawasan ini, Anda bisa menemukan berbagai jenis satwa dan pepohonan endemik, kebun sayur-sayuran, budidaya ikan, pengembangbiakan sapi hingga peternakan kuda.

Bahkan beberapa spot sengaja didesain sebagai lokasi berfoto yang ikonik dan Instagramable.

Misalnya spot kebun bunga matahari dan rumah kayu di atas kolam ikan.

"Tak menyangka, ini dulunya bekas tambang timah. Sekarang semuanya sudah berubah. Banyak tanaman, satwa, dan terasa lebih hidup dan alami," kata Reni, salah seorang pengunjung dari Jakarta kepada Kompas.com, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Ramai soal Buaya Raksasa di Bangka Belitung, Ini Penjelasan LIPI

Suasana yang asri dengan kicauan burung yang kerap terdengar memang telah mengubah potret daerah Air Jangkang.

Dulunya, kawasan ini terkesan terbengkalai dengan topografi berupa gundukan pasir bekas galian.

Namun, saat ini daerah Air Jangkang ibarat gadis remaja yang mahir bersolek.

Perubahan signifikan yang terjadi di daerah tersebut lahir dari komitmen masyarakat yang didukung penuh emiten tambang PT Timah Tbk.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

Regional
Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Regional
Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Regional
Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Regional
Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Regional
Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Regional
Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Regional
Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Regional
Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Regional
Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Ada Isu Penundaan Pilkada, KPU Pastikan Tahapan 4 Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Ada Isu Penundaan Pilkada, KPU Pastikan Tahapan 4 Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X