Kompas.com - 12/08/2020, 08:15 WIB
Anjungan rumah kayu di kolam budidaya ikan merupakan salah satu sarana di lokasi Agrowisata Air Jangkang, Bangka, Selasa (11/8/2020). KOMPAS.com/HERU DAHNURAnjungan rumah kayu di kolam budidaya ikan merupakan salah satu sarana di lokasi Agrowisata Air Jangkang, Bangka, Selasa (11/8/2020).


Penangkaran satwa dan vegetasi

Salah satu pengelola dari Animals Lover Bangka Belitung Island (Alobi) Langka Sani mengatakan, Kampoeng Reklamasi Air Jangkang kini juga difungsikan sebagai Pusat Penyelamatan Satwa (PPS).

"Peran PT Timah dalam PPS di Air Jangkang ini sangat nyata dan ini kegiatan konservasi satwa liar di kawasan di lahan eks tambang. PPS sebagai pusat rehabilitasi hasil dari penindakan hukum, satwa konflik, satwa serahan masyarakat dan satwa peredaran ilegal," ujar Langka Sani.

Dia menilai, PT Timah menjalankan reklamasi dalam bentuk lainnya, yaitu dengan pengembalian keanekaragaman hayati.

Pihaknya juga mengapresiasi komitmen perusahaan dalam mereklamasi kawasan Air Jangkang, tidak hanya sebagai tempat rekreasi tapi juga edukasi.

"Selain dari konservasi satwa liar, Kampoeng Reklamasi pemberdayaan masyarakat, ada peternakan sapi, ada tanaman buah dan juga banyak nilai edukasi tentang satwa liar dan tumbuhan. Bahkan saat ini sudah ada tempat penelitian," kata dia.

Berdasar Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang pedoman pelaksanaan reklamasi dan pascatambang serta pasca operasi kegiatan usaha, maka perusahaan tambang dapat melakukan reklamasi dalam bentuk lainnya, dengan mengusulkan rencana reklamasinya ke Kementerian ESDM untuk mendapat persetujuan.

Pada reklamasi revegetasi, upaya yang dilakukan dengan menanam tanaman kayu fast growing seperti sengon, cemara laut, akasia dan tanaman lokal seperti nyato, mahoni, seru.

Kemudian beberapa jenis tanaman buah-buahan seperti jeruk, jambu mete, mangga dan lainnya.

"Adanya regulasi yang mengatur reklamasi bentuk lainnya, maka tidak hanya sekedar menanam dan penghijauan tapi mengembalikan lahan sesuai peruntukkannya. Kami mencoba dalam reklamasi lahan bekas tambang bentuk lainnya yang sesuai dengan kebutuhan dan komunikasi dengan masyarakat," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan.

Reklamasi dalam bentuk lainnya yang telah dilakukan PT Timah dalam memanfaatkan lahan bekas tambang menjadi kawasan reklamasi terpadu terdapat di beberapa lokasi.

Selain Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, ada Kampong Reklamasi Selinsing, dan Kebun Percontohan Air Nyatoh di Kabupaten Bangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.