Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Kompas.com - 08/08/2020, 05:15 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ironisnya, terduga pelaku tersebut tak lain adalah guru mengaji korban berinisial AM (40).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Makassar AKP Ismail saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut.

Namun hingga saat ini kasusnya itu masih dilakukan pendalaman penyelidikan. Mengingat tidak ada saksi saat kejadian.

"Makanya yang begitu-begitu harus didalami. Ini tidak dilihat sama orang (lain)," tutur Ismail saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (7/8/2020) malam.

Baca juga: Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Ismail mengatakan, kasus dugaan pencabulan itu dilaporkan oleh orangtua korban pada 30 Juli 2020.

Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan, korban mengaku sempat di raba-raba oleh terduga pelaku saat sedang mengaji.

"Jadi itu dugaan pencabulan bukan persetubuhan ya. Jadi menurut pengakuan korban, dia (pelaku) pegang-pegang kalau dia lagi mengaji," kata Ismail.

Dari kabar yang berkembang, jumlah korbannya ada beberapa orang. Namun demikian, yang baru melapor secara resmi hingga saat ini baru satu orang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X