KILAS DAERAH

Wali Kota Madiun dan Wakilnya Bagikan Seragam Sekolah Gratis ke Siswa SD dan SMP

Kompas.com - 28/07/2020, 10:42 WIB
Orang tua siswa salah satu SD di Kota Madiun, menerima bantuan seragam gratis dan ongkos jahit. Pemberian seragam gratis dan ongkos jahit merupakan bagian dari Panca Karya, program duet Wali Kota Madiun Maidi, dan Wakil Wali Kota Inda Raya. DOK. Humas Pemkot MadiunOrang tua siswa salah satu SD di Kota Madiun, menerima bantuan seragam gratis dan ongkos jahit. Pemberian seragam gratis dan ongkos jahit merupakan bagian dari Panca Karya, program duet Wali Kota Madiun Maidi, dan Wakil Wali Kota Inda Raya.

KOMPAS.com – Wali Kota Madiun Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya, membagikan 5.960 setel seragam OSIS dan pramuka gratis beserta ongkos jahitnya, kepada pelajar kelas I SD negeri dan kelas 7 SMP negeri, pada Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020).

Maidi mengatakan, hal tersebut guna meringankan beban masyarakat yang pendapatannya terdampak pandemi Covid-19, sekaligus memberi pemasukan kepada para penjahit.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Heri Wasana mengatakan, jumlah seragam gratis yang dibagikan kepada pelajar kelas I SD sebanyak 2.660 setel, dan untuk pelajar kelas 7 SMP sebanyak 3.300 setel.

“Semua pelajar kelas I SD negeri dan kelas 7 SMP negeri mendapat bantuan. Sedangkan pelajar kelas 1 SD swasta dan kelas 7 SMP swasta yang mendapat seragam gratis beserta ongkos jahit, hanya yang merupakan penduduk Kota Madiun saja,” kata Heri, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Terbukti Ampuh Cegah Penularan Covid-19, Kampung Tangguh Kota Madiun Diperluas

Adapun ongkos jahit dua setel seragam SD yang diberi sebesar Rp 250.000, dengan pemotongan pajak empat persen sehingga total bantuan menjadi Rp 240.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, ongkos untuk menjahit dua setel seragam SMP adalah Rp 270.000. Bila dipotong pajak empat persen, maka bantuan yang diterima menjadi Rp 259.200 per orang.

Heri mengatakan, total anggaran pengadaan seragam gratis tersebut adalah Rp 870.866.370, dengan pelaksana CV Sasami dari Kota Solo.

Terkait sistem pembagian, Heri mengatakan, diberi kepada orangtua siswa melalui empat gelombang dan empat loket di masing-masing sekolah.

“Protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, cuci tangan dengan sabun, hingga mengenakan masker kami terapkan,” kata Heri.

Baca juga: Pemkot Madiun Bagikan Ribuan Makanan Peningkat Imun kepada Masyarakat

Maidi pun mengatakan, pembagian seragam sekolah gratis merupakan bagian dari Panca Karya, program kerja duet Maidi dan Inda, usai dilantik sebagai pucuk pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.

Panca Karya sendiri berasaskan Nawa Bhakti Satya, yang terdiri dari Madiun Kota Pintar, Melayani, Membangun, Peduli, dan Terbuka.

“Pemberian seragam gratis merupakan program Panca Karya pertama menjadikan Madiun Kota Pintar. Artinya, program saya satu setengah tahun yang lalu sangat bermanfaat dan dibutuhkan hari ini. Tidak ada program dadakan,” kata Maidi. (ADV)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X