Soal Denda Pelanggar Protokol Kesehatan, Walkot Banjarmasin Tunggu Instruksi Presiden

Kompas.com - 20/07/2020, 23:10 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. IstimewaWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tengah mempersiapkan aturan sanksi denda bagi warga yang melanggar protokol kesehatan.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, sanksi yang sudah disiapkan tersebut tinggal menunggu instruksi Presiden.

"Terkait sanksi yang ada dalam rencana Perwalikota, terutama terkait dendanya akan menyesuaikan dengan instruksi Presiden," ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina kepada wartawan Senin (20/7/2020).

Baca juga: Pembayaran Denda karena Tak Bermasker di Depok Hanya Melalui Bank BJB

Menurut Ibnu Sina, jika instruksi Presiden sudah diterima, maka Perwali akan segera diterbitkan dalam pekan ini.

Sanksi itu sudah dipersiapkan berupa denda uang bagi warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Terutama yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas diluar rumah.

"Sanksi berupa denda dikenakan kepada yang melanggar protokol kesehatan. Untuk yang melanggar lebih dari dua kali akan dikenakan denda maksimal. Dalam minggu ini akan dikeluarkan Perwalikota Banjarmasin," tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, besaran denda yang dipersiapkan dalam Perwali adalah Rp 100.000 hingga Rp 150.000 tergantung jenis pelanggarannya.

Sambil menunggu instruksi Presiden dan menggodok Perwali, Ibnu Sina saat ini terus fokus dalam penanganan Covid-19.

Baca juga: Denda Rp 250.000 apabila Tidak Pakai Masker di Banten Dipastikan Hoaks

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Banjarmasin kata Ibnu akan menerima dua alat tes polymerase chain reaction (PCR) untuk mempercepat uji spesimen agar tidak menumpuk.

"Untuk pengadaan PCR, sudah dipesan 2 Minggu lalu, sekarang sementara proses. Paling lambat 3 Minggu lagi sudah bisa dioperasionalkan," tandasnya.

Saat ini, Kota Banjarmasin merupakan salah satu Kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19 karena tingginya angka kasus yang ditangani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X