Kompas.com - 17/07/2020, 12:46 WIB
Dewan Pendidikan Provinsi Riau saat mengadakan pertemuan dengan Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Inhu, terkait pengunduran diri 64 kepala sekolah SMP negeri di Kabupaten Inhu, Riau, Jumat (17/7/2020). KOMPAS.COM/IDONDewan Pendidikan Provinsi Riau saat mengadakan pertemuan dengan Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Inhu, terkait pengunduran diri 64 kepala sekolah SMP negeri di Kabupaten Inhu, Riau, Jumat (17/7/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Zulkarnaen Noerdin menaggapi persoalan mundurnya 64 kepala sekolah menengah pertama (SMP) negeri se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Zulkarnaen datang langsung ke Dinas Pendidikan Inhu untuk membicarakan masalah tersebut dengan Dewan Pendidikan Inhu, Jumat (17/7/2020).

Dalam hal ini, Zulkarnaen meminta 64 kepala SMP negeri tersebut membatalkan niat mengundurkan diri.

"Saya berharap 64 kepala sekolah SMP yang bertekad mengundurkan diri agar mengurung niatnya kembali. Karena saya pikir kalau memang tidak salah kenapa harus mundur," ucap Zulkarnaen diwawancarai Kompas.com sebelum mengadakan pertemuan dengan Dewan Pendidikan Inhu di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Inhu, Jumat.

Baca juga: Fakta 64 Kepala SMP Mundur, Diduga Diperas Oknum Penegak Hukum hingga Disdik Lapor Bupati

Zulkarnaen mengapresiasi Disdikbud dan Dewan Pendidikan Inhu yang cepat menyikapi persoalan tersebut.

Karena, menurut dia, persoalan seperti ini bukan main-main dalam dunia pendidikan. Salah satu komponen pendidikan yang penting itu adalah guru dan kepala sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun seluruh kepala SMP negeri tersebut saat ini tiba-tiba kompak mengundurkan diri yang membuat heboh dunia pendidikan di Riau maupun di Indonesia.

"Nah, kita coba menyikapi itu apa persoalan mereka. Makanya hari ini kita rapat koordinasi antara Dewan Pendidikan provinsi dan kabupaten," ujar Zulkarnaen.

"Tak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kalau memang ada persoalan, seperti yang disebut kemarin misalkan ada LSM, ada oknum aparat, kita kan bisa coba melakukan komunikasi dengan pimpinan-pimpinan mereka. Dan, kita juga tidak mau mereka tidak dengan sadar dan tidak nyaman untuk melaksanakan tugasnya. Tapi di sisi lain kita juga tidak mau melindungi mereka (kepala sekolah) kalau melakukan kesalahan," sambungnya.

Oleh karena itu, Zulkarnaen meminta para kepala sekolah mengurungkan niatnya untuk mengundurkan diri. Sebab, hal ini lebih pada kewajiban dan tanggung jawab.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X