Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Kompas.com - 14/07/2020, 13:39 WIB
Foto udara Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan setelah diterjang banjir bandang. IstimewaFoto udara Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan setelah diterjang banjir bandang.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin (13/7/2020) malam ikut memutus akses komunikas.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, terputusnya jaringan komunikasi telah menghambat penanganan bencana di Luwu Utara, terutama di Kota Masamba.

“Saat ini komunikasi di Luwu Utara terputus, sinyal menjadi lemah, Ini menjadi hambatan kita Pemerintah Sulsel untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara,” kata Nurdin Abdullah dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Meski begitu, Nurdin mengaku telah mengerahkan tim BPBD Sulsel untuk ke lokasi banjir bandang di Luwu Utara, sehingga, korban-korban banjir bandang bisa tertolong dengan adanya bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulsel.

“BPBD Sulsel segera dikerahkan untuk membantu para korban bencana banjir bandang di Luwu Utara untuk menyiapkan air bersih, dapur umum dan tempat pengungsian. Salah satu tempat pengungsian yang disiapkan yakni di Kantor Bupati Luwu Utara,” tuturnya. 

Nurdin juga akan segera ke Luwu Utara untuk memantau sekaligus memberikan dukungan kepada korban bencana banjir bandang.

“Saya juga segera turun untuk memantau dan men-support korban bencana banjir dan petugas-petugas di lapangan. Saya juga akan berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Luwu Utara untuk rencana pemulihan pasca banjir bandang,” katanya.

Baca juga: Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Banjir bandang akibat luapan sungai menerjang Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin (13/7/2020) malam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X