Uang Bantuan Corona Rp 110 Juta untuk Satu Desa di Pandeglang Dirampok

Kompas.com - 06/07/2020, 17:32 WIB
Ilustrasi pencurian begal pecah kaca mobil shutterstockIlustrasi pencurian begal pecah kaca mobil

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Uang dana desa milik Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, hilang dicuri kawanan perampok. Uang tersebut merupakan bantuan langsung tunai (BLT) Covid-19 untuk warga satu desa.

Peristiwa tersebut terjadi di perjalanan pulang setelah Kepala Desa H Febby bersama Bendahara Nenah Suhenah mencairkan uang dari Bank BRI cabang Panimbang.

Sekretaris Desa Angsana, Babay Somantri saat dikonfirmasi Kompas.com mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 3 Juli 2020 lalu sekitar pukul 11.00 WIB setelah korban mengambil uang BLT Covid-19 untuk 109 orang.

Baca juga: Kronologi Pemuda Curi Uang Bantuan Covid-19 Rp 163,5 Juta, Dipakai Investasi Online

Di tengah perjalanan pulang menuju kantor, ban mobil kempes, sehingga Kades memutuskan untuk menambal ban.

Saat proses penggantian ban, bendahara turun untuk membeli ikan dan Kades pun mengganti ban.

"Dalam perjalanan pulang ban mobil betus. Pak Lurah ke tukang tambal ban. Nah, bendahara turun, Pak Kades juga turun, uang ditinggal di samping sopir," ujarnya.

Saat ditinggal, kondisi pintu mobil tidak dikunci karena tak curiga. Namun, setelah selesai menambal bal, uang yang disimpan di bawah jok depan hilang.

"Uangnya Rp 110 juta yang disimpan di dalam plastik hitam di bawah kaki samping sopir udah enggak ada. Pintu juga kondisinya udah kebuka," kata Babay.

Mengetahui menjadi korban pencurian, Kades melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Pandeglang. Bukti berupa CCTV juga diserahkan guna mempermudah proses penyelidikan.

"CCTV juga ada, kelihatan pelakunya naik motor," kata Babay.

Baca juga: Sunardi Rela Antre di Kantor Pos untuk Kembalikan Uang Bantuan

Saat ini, perangkat desa juga sudah melaporkan kasus pencurian uang untuk masyarakat itu ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang.

"Seharusnya hari ini dibagikan ke masyarakat Rp 600 per orang. Tapi, karena hilang kami berikan pengertian dan melaporkan ke DPMPD," tukasnya. (Rasyid Ridho)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Provinsi Jabar Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

Provinsi Jabar Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Kata Pejabat di Banyumas Usai Vaksinasi Covid-19, dari Lapar hingga Ngantuk Berat

Kata Pejabat di Banyumas Usai Vaksinasi Covid-19, dari Lapar hingga Ngantuk Berat

Regional
Seorang Wanita di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Seorang Wanita di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Regional
Cek Tol Demak, Ganjar: Desainnya untuk Kendalikan Banjir dan Kelola Air

Cek Tol Demak, Ganjar: Desainnya untuk Kendalikan Banjir dan Kelola Air

Regional
5.400 Vaksin Covid-19 Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

5.400 Vaksin Covid-19 Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Regional
Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Regional
Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Regional
Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Regional
Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Regional
Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Regional
Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Regional
Tes Psikologi untuk Syarat Mengurus SIM Bisa via Aplikasi, Begini Caranya

Tes Psikologi untuk Syarat Mengurus SIM Bisa via Aplikasi, Begini Caranya

Regional
Penyu Hijau Seberat 50 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Congot Kulon Progo

Penyu Hijau Seberat 50 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Congot Kulon Progo

Regional
Pemkot Banjarmasin Terapkan PPKM Transisi Selama 7 Hari

Pemkot Banjarmasin Terapkan PPKM Transisi Selama 7 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X