Kompas.com - 02/07/2020, 15:29 WIB
Bupati Semarang Mundjirin di acara peringatan Hari Keluarga Nasional KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANABupati Semarang Mundjirin di acara peringatan Hari Keluarga Nasional

UNGARAN, KOMPAS.com - Masyarakat Kabupaten Semarang dinilai masih banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam hal penggunaan masker.

Akibatnya, saat ini hanya dua kecamatan yang tidak masuk dalam zona merah.

Bupati Semarang Mundjirin mengatakan, dari 19 kecamatan, hanya Pabelan dan Bancak yang bebas dari Covid-19.

"Masyarakat jangan ndablek, jangan kendor. Semua harus menerapkan protokol kesehatan secara serius agar persebaran Covid-19 bisa ditekan," ujarnya usai acara peringatan Hari Keluarga Nasional, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Angka Kehamilan di Kabupaten Semarang Meningkat, Ini Pemicunya

Saat ini, kata Mundjirin, total ada 95 kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari jumlah tersebut, 9 pasien dirawat di rumah sakit, 26 orang diisolasi, 48 orang sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

"Namun kasus itu ada juga yang terjadi di luar wilayah. Pasien bekerja di tempat lain. Misal ada dua warga Kabupaten Semarang, jadi perawat di rumah sakit di Magelang terjangkit corona. Juga sempat ada perawat RSUD dr Kariadi Semarang," kata Mundjirin.

Dia berharap agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan.

"Penerapan new normal artinya bukan normal kembali. Penerapan new normal itu masyarakat menerapkan kenormalan baru," jelasnya.

Kenormalan baru itu di antaranya rajin mencuci tangan, pakai masker, dan tidak berkerumun.

Baca juga: Ikuti Protokol Kesehatan, Anggaran Pilkada Kabupaten Semarang Bertambah Rp 6,5 M

Dia mencontohkan kurangnya kesadaran masyarakat Kabupaten Semarang menerapkan protokol kesehatan di antaranya saat aktivitas jual beli di pasar dan kegiatan ibadah di tempat ibadah.

"Saat ditegur, pedagang berkelit bahwa pembeli itu pelanggannya. Jadi masih sulit diberi tahu," jelasnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Semarang akan terus gencar menyosialisasikan protokol kesehatan di era new normal.

Termasuk saat dimulainya tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020.

"Tempat-tempat umum diberi sarana cuci tangan, pengecekan suhu badan dan pemberian masker kepada masyarakat yang tak menggunakan masker," ujarnya. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.