2 Warga Ambon Tewas di Kapal Ikan Thailand, Polisi: Bukan Korban Pembunuhan

Kompas.com - 23/06/2020, 18:36 WIB
Dua warga Kota Ambon ditemukan tewas di dalam sebuah kapal ikan berbendera Thailand yang sedang berlabuh di Pelabuhan Maprodin, Kecamatan Nusaniwe Kota AMbon, Selasa (23/6/2020). Kedua korban diduga tewas karena kesetrum saat memperbaiki kapal tersebut DUA JASADDua warga Kota Ambon ditemukan tewas di dalam sebuah kapal ikan berbendera Thailand yang sedang berlabuh di Pelabuhan Maprodin, Kecamatan Nusaniwe Kota AMbon, Selasa (23/6/2020). Kedua korban diduga tewas karena kesetrum saat memperbaiki kapal tersebut

AMBON, KOMPAS.com - Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mengungkap penyebab kematian dua warga Kota Ambon yang ditemukan tewas di sebuah kapal ikan berbendera Thailand pada Selasa (23/6/2020).

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon AKP Gilang Prasetya mengatakan, dua warga Kota Ambon yang ditemukan tewas itu bukan korban pembunuhan.

Baca juga: Pasien yang Dirawat Ternyata Positif Covid-19, Sebuah RS Swasta Jadi Klaster Baru

Berdasarkan hasil visum, tak ada tanda kekerasan di tubuh korban.

“Berdasarkan hasil visum dokter tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban jadi keduanya meninggal bukan karena dibunuh,” kata Gilang kepada Kompas.com, Selasa.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dua korban itu sedang memperbaiki kerusakan pada kapal berbendera Thailand itu.

Gilang menduga, dua warga Kota Abon itu meninggal karena tersetrum saat memperbaiki kapal itu.

“Dugaan kami itu keduanya ini tewas karena terkena setrum, itu juga berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, dua warga Kota Ambon ditemukan tewas dalam kapal berbendera Thailand di Pelabuhan Maprodin, Kecamatan Nusaniwe pada Selasa pagi (23/6/2020).

Baca juga: Dua Warga Ambon Ditemukan Tewas di Kapal Ikan Thailand

Polisi yang menerima laporan itu langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Dua korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Ambon untuk menjalani visum.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban yang ada di lokasi kejadian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X