Pasien yang Dirawat Ternyata Positif Covid-19, Sebuah RS Swasta Jadi Klaster Baru

Kompas.com - 23/06/2020, 17:06 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

TABANAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Tabanan mengumumkan tambahan 10 pasien positif Covid-19 pada Minggu (21/6/2020). Semua pasien positif itu berasal dari salah satu klaster penularan baru, yakni sebuah rumah sakit swasta di Tabanan.

"Sumber infeksi dan penularan saling berkaitan satu sama yang lain. Ternyata penyebaran di satu tempat yakni RS swasta di Tabanan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan I Putu Dian Setiawan saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Cerita Anggota KKB yang Tertembak Senjata Sendiri Saat Hendak Menyerahkan Diri

Menurut Dian, klaster rumah sakit swasta itu bermula dari seorang pasien yang ternyata positif Covid-19.

Pasien itu dirawat di rumah sakit swasta tersebut. Karena memiliki gejala serupa Covid-19, pasien itu menjalani rapid test virus corona baru dan dinyatakan reaktif.

Tim medis lalu mengambil sampel cairan tenggorokan pasien tersebut untuk diperiksa berdasarkan metode polymerase chain reaction (PCR). Hasilnya, dinyatakan positif Covid-19.

Mendapati hal itu, tim medis melacak riwayat kontak pasien tersebut. Ternyata, pasien itu sempat dibesuk beberapa keluarganya saat dirawat di RS.

Pemkab Tabanan melakukan tes swab terhadap anggota keluarga yang diduga pernah melakukan kontak itu. Hasilnya, enam orang dinyatakan positif Covid-19.

Gugus tugas juga melacak riwayat kontak tenaga medis yang merawat pasien itu. Hasilnya, empat tenaga medis yang terdiri dari perawat dan dokter positif Covid-19 berdasarkan tes swab.

Baca juga: Pilkada Lamongan, Paslon Independen Harus Miliki Dukungan di 14 Kecamatan

Gugus tugas juga melacak riwayat kontak 10 pasien positif Covid-19 tersebut. Hasilnya, 27 warga diduga melakukan kontak dekat.

Mereka pun telah menjalani tes swab pada Senin (22/6/2020). Puluhan warga itu dikarantina sembari menunggu hasil tes swab.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X