Kompas.com - 22/06/2020, 13:50 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Wabup Mimika Johannes Rettob ketika memimpin pemusnahan miras lokal di Mapolres Mimika, Senin (22/6/2020). IRSUL PANCA ADITRAKapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Wabup Mimika Johannes Rettob ketika memimpin pemusnahan miras lokal di Mapolres Mimika, Senin (22/6/2020).

TIMIKA, KOMPAS.com - Jajaran Polres Mimika, Papua, gencar melakukan pemberantasan minuman keras (miras) lokal jenis sopi dan lainnya.

Sejak Mei hingga Juni, sebanyak 6.061 liter miras lokal berhasil diamankan dari para pelaku, baik itu yang memproduksi dan menjualnya.

Dari 6.061 liter miras tersebut, 3.261 liter dimusnahkan langsung oleh Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw, bersama Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, dan Ketua FKUB Mimika Ignatius Adii dan sekretarisnya, di halaman Mapolres Mimika, Senin (22/6/2020).

Sedangkan sisanya dimusnahkan aparat kepolisian di dua pabrik pembuatan miras lokal yang ditemukan di dalam hutan Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, pada Minggu (21/6/2020).

Baca juga: Viral, Video Warga di Maluku Tengah Gerebek Aparat Desa Pesta Miras di Kantor Desa

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, kalau peminum miras lokal tahu cara buatnya, pastinya bukan mabuk melainkan muntah.

Hal ini menyusul saat penggerebekan pabrik miras lokal ditemukan bahan-bahan pembuat miras, salah satunya air kotor yang terlihat sangat jorok.

"Kalau peminum miras lokal tahu cara buatnya, pastinya bukan mabuk melainkan muntah," kata Era, dalam konferensi pers di Timika, Senin pagi.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, sumber masalah kriminal maupun kecelakaan lalu lintas yang terjadi belakangan ini di Mimika dikarenakan akibat miras.

Kapolda pun memberikan atensi keras kepada Kapolres dan jajaraanya untuk dapat menindak pelaku pembuat dan penjual miras lokal.

"Kapolres harus berantas miras lokal ini," kata Kapolda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X