Kompas.com - 16/06/2020, 06:00 WIB
Ruas Jalan Ngesrep Timur atau Patung Kuda Undip Semarang kembalu dibuka. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIARuas Jalan Ngesrep Timur atau Patung Kuda Undip Semarang kembalu dibuka.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah ruas jalan yang semula dilakukan penutupan di Kota Semarang mulai dibuka kembali pada Senin (15/6/2020).

Selama pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) diberlakukan di Kota Semarang, penutupan beberapa ruas jalan dilakukan hingga empat tahap.

Adapun ruas jalan yang telah kembali dibuka antara lain, Jalan Dr. Wahidin, Jalan Lamongan, Jalan Tanjung, Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Sukun Raya, Jalan Supriyadi dan Jalan Lamper Tengah.

Baca juga: Diberhentikan Sementara karena Wabah, Bawaslu Kota Semarang Aktifkan Lagi Pengawas Ad Hoc

Selain itu, beberapa jalan protokol seperti Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan dan Jalan Gajah Mada juga sudah difungsikan kembali.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap perekonomian di Ibu Kota Jawa Tengah ini dapat kembali berangsur pulih.

"Mulai Senin beberapa ruas jalan kita buka, supaya ekonominya mulai berkembang menuju lebih baik," kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi, Senin (15/6/2020).

Hendi meminta masyarakat agar dapat menerapkan kedisiplinan sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Insyaallah perjalanan ke depan nanti, kalau kita bersepakat bisa berdisiplin, kemudian ekonomi bisa kita jalankan, insyaallah bisa lebih baik," tuturnya.

Baca juga: Shalat Jumat Berjemaah Dimulai, Bupati Semarang: Jika Melanggar Protokol, Ditutup Lagi

Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan berdasarkan hasil kesepakatan forum yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang akhirnya diputuskan pembukaan ruas jalan.

"Pembukaan dimulai Senin hingga Kamis selama 24 jam. Sementara khusus Jumat hingga Minggu jalan dibuka mulai pukul 06.00-21.00," jelas Ardi.


Lebih lanjut, Ardi menjelaskan setelah pembukaan ini pihaknya akan melakukan evaluasi terkait tindak lanjut dari pembukaan ruas jalan tersebut.

Kendati demikian, Ardi masih menunggu instruksi tim gugus tugas Covid-19 Kota Semarang.

"Nanti evaluasi akan menyeluruh apakah ada pembukaan ruas jalan seperti sedia kala yang disusul dengan pembukaan fasilitas umum lainnya," katanya.

Baca juga: Ganjar Kecewa Pasar Mangkang Semarang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan

Pantauan Kompas.com, water barrier maupun besi pembatas yang digunakan untuk menutup ruas jalan di Jalan Ngesrep Timur atau patung kuda Undip selama PKM berlangsung sudah disingkirkan.

Selain itu, kendaraan yang mayoritas pengendara sepeda motor dan mobil pribadi itu kembali melintasi ruas jalan yang sebelumnya ditutup termasuk di jalan protokol.

Sebagian besar pengendara pun sudah mengenakan masker untuk melindungi diri meskipun ada juga segelintir pengguna jalan yang nekat tidak menggunakan masker.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X