Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/06/2020, 22:30 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Sebanyak 38 kasus orang positif terpapar virus corona (Covid-19) asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).

Sehingga, total kasus positif asal Gresik saat ini menjadi 350.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, tambahan sebanyak 38 kasus positif baru yang dikonfirmasi pada hari ini berasal dari lima klaster.

Baca juga: Dokter Ini dan Kedua Orangtuanya Meninggal Corona, Istri dan Bayinya Positif

 

Kendati ada pula yang dikatakan masih dalam tahap pendalaman klaster.

"Tambahan positif 38 ini, tujuh dari klaster Surabaya, satu dari klaster Pasar Krempyeng Gresik, 14 dari klaster Pasar Benjeng, enam dari klaster Pasar Pabean, tiga dari klaster Sampoerna dan masih dalam pendalaman tujuh," ujar Ghozali, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (15/6/2020) malam.

Dari 38 kasus positif hari ini, sebanyak 20 orang tercatat sebagai warga Kecamatan Benjeng, tiga orang warga Kecamatan Manyar, dua orang warga Kecamatan Gresik kota, tiga orang warga Kecamatan Balongpanggang, enam orang warga Kecamatan Kebomas dan empat lainnya warga Kecamatan Menganti.

"Hari ini juga ada tambahan satu konfirmasi meninggal dari Kecamatan Kebomas, yang sudah declare sebagai konfirmasi/positif pada tanggal 11 Juni kemarin, dan juga ada tambahan empat PDP (pasien dalam pengawasan) meninggal dari Kecamatan Manyar, Duduk Sampeyan dan Bungah," ucap dia.

Dari 350 kasus positif di Gresik per hari ini, rincian sebanyak 272 orang masih dirawat, 30 meninggal dunia dan 48 lainnya sudah dinyatakan telah sembuh.

Baca juga: Gubernur Maluku ke Wali Kota Ambon: Jangan Terlalu Cengeng

Adapun untuk orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 290.

Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.240.

Sementara PDP sebanyak 379, dengan sebanyak 203 masih dalam pengawasan, 13 meninggal dunia dan 163 sudah dinyatakan selesai pengawasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.