Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Kompas.com - 04/06/2020, 23:16 WIB
Ilustrasi haji Kementerian Agama RIIlustrasi haji

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 30.700 calon jemaah haji seluruh Jawa Tengah gagal berangkat ke tanah suci.

Hal tersebut menyusul adanya keputusan pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1441 Hijriah melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020.

Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Jateng Endro Dwi Cahyono mengatakan, calon jemaah haji yang batal berangkat tersebut merupakan kuota haji reguler 2020.

"Yang Jateng yang terkena dampaknya ada 30.700 orang. Itu berasal dari kuota haji reguler. Kalau secara nasional yang tidak bisa berangkat ada 221.000 orang," ujar Endro di Semarang, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Calon Jemaah Haji Semarang yang Batal Berangkat Diberi 2 Opsi

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada biro perjalanan haji agar memberikan penjelasan kepada calon jemaah haji yang batal berangkat.

"Apapun kondisinya, kita bisa memahami keputusan dari Kemenag. Yang penting kita memfasilitasi calon jemaah dulu. Makanya kita imbau kepada pengelola biro haji untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya," katanya.

Terkait pengembalian uang ibadah haji, Endro mengaku saat ini masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah.

"Kita tunggu keputusan pemerintah seperti apa mekanisme pengembalian uang yang terlanjur disetor. Saya kira biaya pelunasan haji bisa dikembalikan. Soalnya sekarang sudah ada yang mengajukan refund meski belum secara resmi," katanya.

Baca juga: 2.176 Calon Jemaah Haji Karawang Batal Berangkat, Daftar Tunggu sampai 2035

Endro berharap seluruh umat Muslim dapat bersabar dan memaklumi adanya keputusan pemerintah terkait pembatalan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Menurutnya, pembatalan ibadah haji dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

"Dengan situasi pandemi ini, keselamatan calon jemaah tetap jadi prioritas. Saya imbau masyarakat untuk sabar karena ini kan wabah artinya tidak hanya keputusan pemerintah Indonesia tapi dari negara lainnya," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X