Calon Jemaah Haji Semarang yang Batal Berangkat Diberi 2 Opsi

Kompas.com - 03/06/2020, 15:25 WIB
Mekkah, Saudi Arabia.
timesofisrael.comMekkah, Saudi Arabia.

SEMARANG, KOMPAS.com - Ribuan calon jemaah haji di Kota Semarang, Jawa Tengah, batal berangkat melaksanaakan ibadah haji pada tahun ini.

Hal tersebut menyusul adanya keputusan pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1441 Hijriah melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020 mengingat pandemi virus corona masih melanda di seluruh belahan dunia.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Kota Semarang Sumari mengatakan ada sebanyak 1.700 calon jemaah haji yang dijadwalkan akan berangkat haji pada tahun ini.

Baca juga: Haji 2020 Batal, Jemaah yang Meninggal Dapat Limpahkan Kursinya

Beberapa calon jemaah haji tersebut meminta agar biaya pemberangkatan ibadah haji dapat segera dibatalkan melalui utusan petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kota Semarang.

"Banyak calon haji yang tanya ke saya lewat pengurus KBIH. Ada juga beberapa yang mengajukan pembatalan uang keberangkatan haji," kata Sumari di Semarang, Rabu (3/6/2020).

Sumari menyebut, telah memberikan dua pilihan bagi calon jemaah haji yang gagal berangkat merujuk surat keputusan Menteri Agama.

"Di antaranya biaya pemberangkatan haji yang sudah dibayarkan bisa disimpan terlebih dulu di bank atau bisa mengajukan pengembalian uang keberangkatan haji," jelasnya.

Namun, calon jemaah haji yang gagal berangkat haji tahun ini nantinya diprioritaskan keberangkatan pada 2021 mendatang.

"Kecuali ada faktor teknis misalnya dia meninggal atau kondisi kesehatannya dinyatakan sudah tidak sanggup berangkat haji," ungkapnya.

Baca juga: Tarik Setoran Bipih, Jemaah Tetap Berstatus sebagai Calon Haji 2021

Kendati demikian, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan para pengurus KBIH terkait pembahasan pembatalan ibadah haji.

"Saya berharap calon jemaah haji dapat mempertimbangkan maslahat dan mudaratnya. Karena dalam kondisi pandemi saat ini, demi keselamatan jiwa, maka umat Islam harus ikhlas tidak bisa berangkat haji dulu. Kalau kita paksakan, segala persiapan akomodasi dan lainnya jadi tidak maksimal," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X