Dampak Gempa Aceh M 4,8 dan 11 Gempa Susulan, 17 Bangunan di Sabang Rusak

Kompas.com - 04/06/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi KOMPAS/FRANSISKUS PATI HERINIlustrasi Gempa Bumi

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Sebanyak 17 unit bangunan dilaporkan mengalami rusak berat hingga ringan, akibat guncangan gempa magnitudo 4,8 yang melanda Kota Sabang, Aceh, Kamis (04/06/2020) pukul 05.27 WIB.

Kepala Bagian Umum dan Humas Pemko Sabang, Bahrul Fikri mengatakan, berdasarkan laporan sementara yang diterimanya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sabang, bangunan rusak berat adalah satu unit rumah toko (ruko).

"Sedangkan yang rusak sedang tiga unit ruko dan satu kantor mukim. Lalu bangunan rusak ringan ada 11 unit rumah dan satu TPI (Tempat Pendaratan Ikan)," kata Bahrul Fikri saat dikonfirmasi Kompas.com melalui saluran selulernya, Kamis (04/06/2020)

Baca juga: Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Aceh, Sejumlah Rumah dan Ruko Rusak

Pasca-gempa bumi, sebut Bahrul, Wali Kota Sabang  Nazaruddin meninjau langsung lokasi terdampak gempa. 

Ia juga segera menginstruksikan dinas sosial setempat untuk membantu menangani masa panik korban terdampak gempa.

"Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gempa tadi pagi," tutur Bahrul.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sabang Digoyang 11 Gempa Susulan Usai Gempa Magnitudo 4,8 Merusak Rumah

Gempa dangkal berkedalaman 10 km

Sebelumnya diberitakan, Kota Saban diguncang gempa magnitudo 4,8 pada pukul 05.27 WIB.  Lokasi gempa yakni 26 Km Barat laut Kota Sabang, Aceh, dengan kedalaman 10 Km. 

Akibat gempa dangkal tersebut, sejumlah ruko, rumah warga dan bangunan pemerintah di Gampong Keneukai Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang alami rusak. 

Kota Sabang kembali digoyang 11 kali gempa susulan hingga pukul 09.55 WIB. Masyarakat diimbau tetap tenang karena kekuatan gempa susulan itu semakin kecil.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan hingga pukul 09.55WIB sudah terjadi gempa bumi susulan sebanyak 11 kali dengan kekuatan terbesar 5,1 Mg, kemudian diikuti dengan kekuatan kecil mulai dari 2,5 Mg hingga 2,3 Mg," jelas Kepala Bidang BMKG, Stasiun Geofisika Mata Ie,Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro, Kamis (4/6/2020).

Djati mengingatkan warga untuk tidak panik dan tetap waspada.

"Jangan mudah termakan isu dan informasi yang tidak benar, selalu berpedoman kepada informasi petugas dan yang penting waspada," ujar Djati.

Sementara itu, suasana di Kota Sabang berangsur tenang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
Vaksinasi di Sentra Gradhika Jateng Berhasil Ditertibkan dalam 1 Jam, Ganjar Siap Evaluasi

Vaksinasi di Sentra Gradhika Jateng Berhasil Ditertibkan dalam 1 Jam, Ganjar Siap Evaluasi

Regional
Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X