Dituduh Gelapkan Perhiasan, Seorang Istri Dianiaya Suaminya Sendiri

Kompas.com - 29/05/2020, 21:33 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Yovi Baun (46), warga Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), melaporkan suaminya TO (46) ke Kepolisian Sektor Kelapa Lima.

Wanita yang keseharian bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) ini melaporkan suaminya ke polisi atas kasus penganiayaan yang dialaminya.

Yovi mengaku, suaminya yang bekerja buruh serabutan itu, kerap menganiaya hingga menyebabkan luka di sekujur tubuh.

“Saya sudah tidak tahan dengan perlakuan kasar suami saya. Dia bahkan kerap tuduh saya gelapkan perhiasan emas milik kami,” ungkap Yovi Kepada sejumlah wartawan, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan ART di Semarang

Kasus penganiayaan, lanjut Yovi, bermula ketika dia baru selesai mengerjakan pekerjaan rumah tangga di rumah majikannya.

Setelah itu, ia pulang ke rumah menyiapkan makan bagi suami dan anak.

Saat tiba di rumah, sang suami justru marah dan menuduhnya menggelapkan perhiasan emas.

“Saya takut dipukul sampai mati, makanya saya teriak. Untung ada tetangga yang datang melerai dan bawa saya ke rumah sakit,” kata Yovi.

Meski kerap melaporkan sang suami ke polisi, kata dia, namun sering berujung damai.

"Saya selalu kasihan kalau dia masuk sel makanya saya selalu maafkan dia. Tapi kali ini saya sudah tidak bisa maafkan perbuatannya. Biar diproses hingga tuntas,” kata dia.

Baca juga: Pemuda di Palembang Babak Belur Dianiaya Rekannya, Korban Dituduh Perkosa Sang Adik

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan mengatakan, telah menerima laporan dari Yovi.

Petugas kemudian menuju ke lokasi untuk menangkap pelaku.

"Pelaku sudah kita amankan dan korban juga sudah diambil visum di rumah sakit. Kasus ini tetap diproses jalur hukum," ujar Andri.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X