Warga Desa yang Tetap Lakukan Tradisi Berbagi Gula Didenda Rp 200.000, Ini Alasannya

Kompas.com - 27/05/2020, 17:28 WIB
Papan pemberitahuan kepada warga terkait denda Rp 200.000 bagi warga Desa Gonggang yang nekat melakukan tradisi lebaran membagi gula kepada warga lainnya. Selain untuk mencegah penularan covid 19, larangan lebaran berbagi gula juga untuk meringankan perkonomian warga. KOMPAS.COM/SUKOCOPapan pemberitahuan kepada warga terkait denda Rp 200.000 bagi warga Desa Gonggang yang nekat melakukan tradisi lebaran membagi gula kepada warga lainnya. Selain untuk mencegah penularan covid 19, larangan lebaran berbagi gula juga untuk meringankan perkonomian warga.

MAGETAN, KOMPAS.com - Pemerintah Desa Gonggang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memberlakukan denda bagi warga yang berbagi gula saat Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepala Desa Gonggang Agus Susanto mengatakan, berbagi gula merupakan salah satu tradisi warga saat bersilaturahim dengan tetangga saat Lebaran.

Baca juga: Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

"Ini memang tradisi di sini, kalau Lebaran silaturahim sambil membawa gula," kata Agus saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/5/2020).

Agus mengatakan, tradisi itu terpaksa tak dilakukan pada Lebaran 2020. Masyarakat yang ketahuan masih berbagi gula saat Lebaran pun didenda sebesar Rp 200.000.

Agus mengatakan, pemberian denda itu disepakati seluruh warga Desa Gonggang. Mereka sepakat mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Kesepakatan untuk menghilangkan sementara tradisi berbagi gula itu untuk meringankan beban warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di masa pandemi virus corona seperti ini kita tahu perekonomian warga juga terdampak. Atas nama tradisi akhirnya mereka terpaksa membeli gula untuk ate rater (tradisi berbagi gula),” jelasnya.

Salah satu warga Desa Gonggang, Sukatmi mengaku kebijakan penerapan denda itu sangat membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: 5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Sebab, warga tak perlu membeli gula dalam jumlah banyak saat Lebaran. Warga bisa memanfaatkan uang yang biasanya digunakan membeli gula itu untuk kebutuhan lain.

"Tidak ada warga yang kena denda karena semua mengikuti anjuran untuk tidak berbagi gula,” jelasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X