Ketua DPC PKB: Bupati Bener Meriah Harus Mengajukan Surat Pengunduran Diri ke DPRK

Kompas.com - 24/05/2020, 18:11 WIB
Bupati Bener Meriah, Sarkawi saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 hijriah di Masjid Babussalam, Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Aceh, Minggu (24/5/2020). KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPBupati Bener Meriah, Sarkawi saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 hijriah di Masjid Babussalam, Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Aceh, Minggu (24/5/2020).

BENER MERIAH, KOMPAS.com - Ketua DPC PKB Bener Meriah, Baharuddin, mengaku terkejut dengan pengunduran diri Sarkawi dari kursi bupati, saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri di Masjid Babussalam, Simpang Tiga Redelong, Minggu (24/5/2020).

Melalui sambungan telepon, Baharuddin atau akrab disapa Tengku Bahar tidak menyangka Sarkawi mundur disaat penanganan pandemi Covid-19 berlangsung.

"Saya pribadi merasa terkejut, artinya di tengah suasana Idul Fitri dan penanganan Covid-19 yang sangat kita antisipasi ini, tahu-tahu tadi pagi saya dapat informasi melalui pemberitaan di media sosial, tentang pengunduran diri beliau (Sarkawi) karena alasan sakit. Kalau memang karena sakit, kami tidak bisa komentar apapun lagi," kata Tengku Bahar, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Sarkawi Mengundurkan Diri sebagai Bupati Bener Meriah Aceh Saat Shalat Idul Fitri

Rencananya, sebagai salah satu partai pengusung Sarkawi, PKB akan bertemu dengan Sarkawi untuk mendapatkan kepastian informasi terkait informasi pengunduran diri tersebut.

Menurut Tengku Bahar, pihaknya belum sempat berkomunikasi dengan Sarkawi, karena kesibukan dalam menjalani suasana Idul Fitri.

"Sekarangkan momen Idul Fitri, karena kami masih menerima tamu dan keluarga. Artinya, besok insya Allah kami akan berkomunikasi," ujar Tengku Bahar.

Mengenai pengunduran diri Sarkawi sebagai kepala daerah, Tengku Bahar mengungkapkan bahwa Sarkawi harus melalui sejumlah prosedur administrasi.

Prosedur tersebut mulai dari pengajuan pengunduran diri kepada DPRK Bener Meriah, sampai dengan persetujuan Mendagri.

"Jadi, beliau (Sarkawi) harus mengajukan surat pengunduran diri sebagai bupati ke DPRK, tembusan Plt Gubernur dan Mendagri. Kalau dewan dan Mendagri dan yang hari ini Plt Gubernur setuju, maka surat pengunduran diri bisa diterima," ujar dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Regional
20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

Regional
Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Regional
Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Regional
Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Regional
Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Regional
Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Regional
Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Regional
Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Regional
Modus Menyewa, Pria Ini Malah Gadai 11 Mobil Rental

Modus Menyewa, Pria Ini Malah Gadai 11 Mobil Rental

Regional
Kelompok Banteng Ketaton: Yel Itu Bentuk Kekecewaan Kami Terhadap Kesewenangan Risma

Kelompok Banteng Ketaton: Yel Itu Bentuk Kekecewaan Kami Terhadap Kesewenangan Risma

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Kulon Progo Melonjak Selama November 2020

Jumlah Pasien Covid-19 di Kulon Progo Melonjak Selama November 2020

Regional
Pabrik Miras Bodong di Medan Digerebek Polisi, Ribuan Botol Merek Palsu Disita

Pabrik Miras Bodong di Medan Digerebek Polisi, Ribuan Botol Merek Palsu Disita

Regional
Curug Ngebul Sukabumi Kembali Makan Korban, Satu Anak Tenggelam Saat Berenang

Curug Ngebul Sukabumi Kembali Makan Korban, Satu Anak Tenggelam Saat Berenang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X