Khofifah Kirim 1.900 Paket Sembako dan Uang Tunai ke Warga Jatim di Jabodetabek

Kompas.com - 19/05/2020, 06:31 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers di Bakorwil III Malang, Sabtu (16/5/2020) malam. KOMPAS.COM/ANDI HARTIKGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers di Bakorwil III Malang, Sabtu (16/5/2020) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemprov Jawa Timur mengirim 1.900 paket sembako kepada warga Jatim yang berada di Jabodetabek karena tak bisa mudik.

Sebanyak 1.900 paket sembako diberangkatkan dengan fuso dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (18/5/2020) malam ke wilayah Jabodetabek.

Sembako berupa 5 kilogram beras, gula pasir, satu liter minyak goreng, dan juga telur 10 butir, dan 10 bungkus mi instan.

"Berdasarkan pendataan Radar Bansos, ada 1.900 warga Jatim yang ada di sana. Kami ingin mereka tetap tinggal di sana untuk sementara saat pandemi Covid-19," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai memberangkatkan bantuan sembako.

Baca juga: Update Covid-19 Jatim: Total 2.281 Kasus, Hampir Separuhnya di Surabaya

Ribuan warga Jatim itu kebanyakan tergabung dalam paguyuban perantau.

Misalnya paguyuban pedagang soto, pedagang sate, pedagang pecel lele, dan sektor dagang lainnya.

Baca juga: Berstatus PDP, Perawat RS Royal Surabaya Meninggal dalam Kondisi Hamil

Selain mendapatkan sembako, mereka juga akan diberi bantuan masing-masing Rp 200.000 per bulan selama tiga bulan.

"Penyisiran masih terus dilakukan. Jika masih ada yang belum terdata akan ditindaklanjuti," ujarnya.

Bantuan sosial yang sama, kata Khofifah, juga diberikan kepada warga luar Jawa Timur yang saat ini ada di wilayah Jawa Timur, dan tidak bisa pulang kampung karena pandemi Covid-19. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X