Pemkot Tanjungpinang Tetap Tiadakan Shalat Berjemaah di Masjid

Kompas.com - 16/05/2020, 11:51 WIB
Menjelang bulan ramadhan, pengawasan pemasukan komoditas pertanian semakin diperkuat oleh pejabat Karantina bersama instansi terkait di seluruh pintu masuk yang ada di Pulau Bintan, yakni Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). DOK KARANTINA PERTANIANMenjelang bulan ramadhan, pengawasan pemasukan komoditas pertanian semakin diperkuat oleh pejabat Karantina bersama instansi terkait di seluruh pintu masuk yang ada di Pulau Bintan, yakni Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari menegaskan, Pemkot Tanjungpinang masih mengacu pada Surat Edaran Nomor 440/422/1.1.03/2020 tanggal 30 Maret 2020, tentang imbauan pencegahan penyebaran Covid-19 di masjid, surau dan mushala yang ditandatangani almarhum Wali Kota Tanjungpinang Syahrul.

Selain itu, pemkot juga masih berpegang pada Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H  di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi hingga saat ini warga Tanjungpinang tetap diimbau untuk tidak melakukan shalat berjemaah di masjid, surau ataupun mushala. Dan, kami tetap sarankan untuk beribadah di rumah masing-masing, mulai shalat lima waktu, shalat tarawih dan ibadah Ramadhan lainnya seperti tadarus dilakukan di rumah saja,” kata Teguh memalui keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Baca juga: Plt Gubernur Kepri Imbau Warga Batam, Tanjungpinang dan Karimun Shalat Idul Fitri di Rumah

Teguh juga mengatakan, sampai saat ini, Pemkot Tanjungpinang tetap berpegang pada keputusan yang dikeluarkan sebelumnya.

Belum ada surat edaran apa pun yang diterbitkan Pemkot Tanjungpinang yang memperbolehkan shalat berjemaah di masjid, surau ataupun mushala.

Teguh berharap agar masyarakat Tanjungpinang, utamanya umat muslim, untuk mengikuti surat edaran pemerintah yang sudah diterbitkan terdahulu tentang ibadah di rumah masing-masing.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jangan terkecoh dengan informasi-informasi yang tidak jelas. Saat ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita harus mematuhi anjuran pemerintah untuk selalu berdiam diri di rumah, dan apabila hendak keluar rumah selalu mengenakan masker dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta selalu menjaga jarak,” pungkas Teguh.

Baca juga: Cucu dan Dokter Pribadi Almarhum Wali Kota Tanjungpinang Sembuh, Istri Belum



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X