Kompas.com - 14/05/2020, 05:25 WIB
Wali Kota Palembang Harnojoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka persiapan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Selasa (21/4/2020). HANDOUT PEMKOT PALEMBANGWali Kota Palembang Harnojoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka persiapan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Selasa (21/4/2020).

 

PALEMBANG,KOMPAS.com - Pemerintah Kota Palembang menyiapkan anggaran Rp 54 miliar untuk jaring pengaman sosial selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, pemkot sebelumnya menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk penanganan dampak Covid-19. 

Dari total anggaran tersebut, Rp 54 miliar dikhususkan sebagai jaring pengaman sosial untuk membantu 46.000 Kepala Keluarga (KK) miskin yang ada di Palembang.

"Total warga miskin di Palembang ada 115.000 jiwa. Tapi ada 46.000 KK warga miskin baru belum menerima bantuan. Inilah yang akan diberikan bantuan selama PSBB nanti, yang sisanya mendapatkan bantuan dana PKH dari pusat," kata Harno dalam konferensi pers, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: PSBB Palembang dan Prabumulih Mulai Hari Kedua Lebaran

Harno menerangkan, 46.000 KK warga miskin baru itu akan mendapatkan bantuan sembako selama PSBB. Sembako itu berisi beras 10 kilogram, 2 kilogram gula, 2 kilogram minyak goreng dan 1 kilogram terigu.

Selain itu, setelah surat persetujuan PSBB keluar ia akan langsung menggelar rapat merancang draft pelaksanan untuk diserahkan ke Gubernur.

"Hari ini saya langsung rapat untuk menyusun draft itu, Gubernur memberikan waktu satu pekan," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya mengatakan 34.750 Kepala Keluarga (KK) akan menerima bantuan jaring pengaman sosial selama PSBB.

Bantuan sembako tersebut berupa 20 kilogram beras, dua kotak mi instan dan satu botol kecap.

"Semuanya didistribusikan dalam satu paket," ujarnya.

Baca juga: Menkes Setujui PSBB Palembang dan Prabumulih, Gubernur Sumsel Gelar Rapat Hari Ini

Diberitakan sebelumnya, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Palembang dan Prabumulih diperkirakan akan mulai diberlakukan pada H+2 lebaran.

Hal itu disampaikan langsung Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam konferensi pers, Rabu (13/5/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X