PSBB Palembang dan Prabumulih Mulai Hari Kedua Lebaran

Kompas.com - 13/05/2020, 17:18 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru saat menyampaikan soal pelaksanaan menjelang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk kota Palembang dan Prabumulih, Rabu (13/5/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAGubernur Sumsel Herman Deru saat menyampaikan soal pelaksanaan menjelang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk kota Palembang dan Prabumulih, Rabu (13/5/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang dan Prabumulih, Sumatera Selatan, diperkirakan akan mulai diberlakukan pada hari kedua Lebaran .

Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam konferensi pers, Rabu (13/5/2020).

Herman mengatakan, ia memberikan tenggat waktu selama satu pekan kepada Wali Kota Palembang Harnojoyo dan Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya untuk menyusun draf Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait PSBB tersebut.

Baca juga: Pemblokiran SKCK hingga Penundaan Perpanjangan SIM bagi Pelanggar PSBB

Setelah draf itu diterima Gubernur, tim Gugus Tugas akan langsung melakukan sosialisasi kepada masyarakat selama 4 hari.

"Sekitar H+2 Lebaran PSBB di Palembang dan Prabumulih baru akan efektif. Pemberlakuan ini selama dua pekan," kata Herman.

Herman mengungkapkan, nantinya tim Gugus Tugas akan melakukan evaluasi dengan melihat grafik penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan setelah PSBB.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut akan diputuskan apakah masa pemberlakuan PSBB akan diperpanjang atau dihentikan.

"Kalau penyebarannya masih tinggi akan terus dilakukan, kalau menurun akan dihentikan," ujar Herman.

Baca juga: Menkes Setujui PSBB Palembang dan Prabumulih, Gubernur Sumsel Gelar Rapat Hari Ini

Herman mengatakan, keberhasilan pelaksanakan PSBB di Palembang dan Prabumulih membutuhkan dukungan dari masyarakat.

Sebab, PSBB tidak akan berhasil apabila warga tidak menaati protokol kesehatan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"Nantinya akan dilakukan tindakan tegas bagi yang melanggar, mulai sanksi denda sampai sidang di tempat. Dari Kejaksaan juga telah siap," kata Herman.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X