Kompas.com - 06/05/2020, 08:02 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kiri) mengendarai sepeda motor saat berbincang dengan aparatnya dalam perjalanan pengecekan ke sejumlah wilayah di Jalan Ahmad Yani, Minggu (3/5/2020), jelang penerapan PSBB Jabar yang dimulai 6 Mei 2020. KOMPAS.COM/BUDIYANTOWali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kiri) mengendarai sepeda motor saat berbincang dengan aparatnya dalam perjalanan pengecekan ke sejumlah wilayah di Jalan Ahmad Yani, Minggu (3/5/2020), jelang penerapan PSBB Jabar yang dimulai 6 Mei 2020.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Hari ini Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

PSBB ini dilaksanakan serentak se Provinsi Jawa Barat.

Pelaksanaannya selama 14 hari ke depan, mulai Rabu (6/5/2020) hingga Selasa (19/5/2020) mendatang.

PSBB di Kota Sukabumi dilaksanakan di seluruh kecamatan atau tujuh kecamatan. Yakni Kecamatan Gunungpuyuh, Warudoyong, Cikole, Citamiang, Baros, Cibeureum dan Lembursitu.

Baca juga: PSBB Jabar Berlaku Hari Ini, Motor dan Ojol Boleh Boncengan

Sedangkan di Kabupaten Sukabumi hanya dilaksanakan di 14 dari 47 kecamatan. Yaitu di wilayah perbatasan dengan Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur.

Meliputi Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Gunungguruh, Sukaraja, Kebonpedes, Kadudampit, Sukalarang, Cibadak, Cikembar, Cicantayan, Parungkuda, Cidahu, Cicurug, dan Palabuhanratu.

Dalam pelaksanaan PSBB ini, masyarakat diimbau diam di rumah, mulai belajar, bekerja hingga ibadah.

Masyarakat hanya diperbolehkan keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan pokok dan wajib memakai masker.

Baca juga: Begini Aturan Transportasi Saat PSBB Jabar, Mulai 6 Mei 2020

Jangan panik, hadapi dengan tenang

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan pelaksanaan PSBB ini diterapkan dalam rangkaian percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua bulan.

"PSBB ini merupakan salah satu ikhtiar dalam memutus mata rantai penularan Covid-19," kata Fahmi dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com Selasa (5/5/2020) malam.

"Masyarakat tidak perlu panik dan mari kita hadapi dengan tenang. Penerapan PSBB diharapkan dapat mempercepat pulihnya Kota Sukabumi dari pandemi Covid-19," sambung dia.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X