Pembuat Petasan Ditangkap, Puluhan Kilogram Bahan Peledak Disita

Kompas.com - 29/04/2020, 19:07 WIB
Pelaku pembuat petasan saat dipublikasikan Kepolisian Resor (Polres) Jombang, Jawa Timur, Rabu (29/4/2020). KOMPAS.COM/DOK. POLRES JOMBANGPelaku pembuat petasan saat dipublikasikan Kepolisian Resor (Polres) Jombang, Jawa Timur, Rabu (29/4/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com - Samsul Huda (37), seorang pembuat petasan diringkus petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Jombang, Jawa Timur.

Laki-laki itu diamankan polisi saat memproduksi petasan di rumahnya, di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Jumat (24/4/2020) lalu.

Kapolres Jombang, AKBP Bobby P Tambunan mengungkapkan, bersama tersangka, polisi mengamankan beberapa jenis bahan peledak yang menjadi bahan baku petasan.

Baca juga: Jangan Mudik ke Jombang, Kalau Nekat, Dikarantina 14 Hari

Bahan peledak untuk petasan yang disita polisi, diracik dari belerang, serbuk arang, potasium dan serbuk brown.

"Berat bahan peledak yang kami sita 85 kilogram. Bahan peledak itu dikemas dalam 170 bungkus dengan berat masing-masing 0,5 kilogram," ungkap Bobby, melalui video konferensi, yang diterima Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Polisi juga mengamankan 50 kilogram belerang, 5 kilogram serbuk arang, serta 6 kilogram serbuk brown dari rumah tersangka.

Saat ini, kata Bobby, tersangka ditahan di Mapolres Jombang untuk proses penyidikan.

Adapun tersangka, dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat RI No 12 Tahun 1951.

Baca juga: Seorang Guru, Petugas Pendamping Haji, dan Satpam di Jombang Positif Virus Corona

"Tersangka diancam dengan pidana kurungan paling lama 12 tahun," kata Bobby.

Dia menambahkan, tersangka yang diringkus polisi karena memproduksi petasan merupakan pemain lama.

Penangkapan terhadap tersangka, dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dan informasi dari masyarakat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Regional
Sebelum Dipulangkan, Pengungsi Konflik KKB Vs Aparat Keamanan Jalani Tes Kesehatan

Sebelum Dipulangkan, Pengungsi Konflik KKB Vs Aparat Keamanan Jalani Tes Kesehatan

Regional
Pengakuan Kristen Gray: Visa Tidak Overstay dan Tidak Bekerja Mencari Uang di Indonesia

Pengakuan Kristen Gray: Visa Tidak Overstay dan Tidak Bekerja Mencari Uang di Indonesia

Regional
Kristen Gray Dideportasi, Imigrasi Beberkan Twit yang Dianggap Meresahkan

Kristen Gray Dideportasi, Imigrasi Beberkan Twit yang Dianggap Meresahkan

Regional
Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah, Saya Dideportasi karena LGBT

Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah, Saya Dideportasi karena LGBT

Regional
Genangan Air Sebabkan Kemacetan Panjang di Kaligawe Semarang

Genangan Air Sebabkan Kemacetan Panjang di Kaligawe Semarang

Regional
Video Viral 100 Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RS, ini Kata Polisi

Video Viral 100 Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RS, ini Kata Polisi

Regional
Kunjungi Korban Banjir di Halmahera Utara, Menteri Risma Pastikan Warga Terima Bantuan

Kunjungi Korban Banjir di Halmahera Utara, Menteri Risma Pastikan Warga Terima Bantuan

Regional
Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Dideportasi karena Sebut Bali Ramah LGBT

Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Dideportasi karena Sebut Bali Ramah LGBT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X