Seorang Guru, Petugas Pendamping Haji, dan Satpam di Jombang Positif Virus Corona

Kompas.com - 14/04/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 di Indonesia SHUTTERSTOCKIlustrasi virus corona atau Covid-19 di Indonesia

JOMBANG, KOMPAS.com - Jumlah warga yang terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bertambah tiga kasus.

Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, adanya tambahan tiga kasus positif Covid-19 diterima pihaknya pada Senin (13/4/2020) petang.

Dengan demikian, ujar dia, jumlah orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona sebanyak tujuh orang.

Baca juga: Kasus Ketiga Positif Corona di Jombang Berasal dari Klaster Asrama Haji Surabaya

"Untuk perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang, saat ini ada penambahan tiga terkonfirmasi positif," ujar Budi melalui keterangan tertulis, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Dia menuturkan, ketiga orang baru yang terkonfirmasi positif terkena virus corona memiliki latar belakang berbeda.

Untuk pasien positif nomor 5 di Kabupaten Jombang, yakni seorang satpam yang bekerja di Surabaya.

Laki-laki berusia 45 tahun itu tinggal di wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, kata Budi, satpam yang bekerja di Surabaya itu menjalani perawatan di rumah sakit dengan kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

"Adapun untuk yang terkonfirmasi positif keenam, yang bersangkutan adalah peserta pelatihan petugas haji di Surabaya, sebagai tenaga keagamaan Kabupaten Jombang," beber Budi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

Regional
Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Regional
Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Regional
Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Regional
Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Regional
Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Regional
Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Regional
Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras via Medsos

Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras via Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X