Kompas.com - 28/04/2020, 18:18 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KUDUS, KOMPAS.com - Seorang bayi berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) yang dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, meninggal dunia, Senin (27/4/2020). 

Bayi perempuan berusia 40 hari tersebut diketahui berasal dari Kecamatan Gebog, Kudus.

Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi mengatakan, pasien RSUD Loekmono Hadi Kudus tersebut adalah rujukan dari puskesmas Gondosari. 

"Sempat ditangani di RSUD dr Loekmono Hadi. Meninggal dunia karena sesak nafas," kata Andini saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (28/4/2020).

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Kudus, 8 Positif, 2 Sembuh, 2 Meninggal

Andini mengatakan, pemakaman jenazah tetap disesuaikan dengan Standar Operasional prosedur (SOP) pemulasaran pasien terinfeksi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Andini menjelaskan, bayi tersebut berstatus PDP lantaran memiliki gejala yang biasa ditemukan pada penderita Covid-19, yaitu sesak napas.

Di sisi lain, bayi tersebut juga sempat diajak orang tuanya berbaur dengan banyak orang saat hajatan di desanya. Di acara hajatan tersebut, kata Andini, ada sejumlah orang yang memiliki riwayat perjalanan ke zona merah Covid-19.

"Selain sesak nafas, bayi ini punya riwayat kontak dengan banyak orang," ungkapnya.

Baca juga: Total Pasien Positif Virus Corona di Kudus Jadi 4 Orang, 1 Orang Meninggal

Meski demikian, sambung Andini, tim medis belum bisa memastikan apakah bayi tersebut terinveksi Covid-19 atau tidak menyusul belum sempat dilakukan pemeriksaan swab. Hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus masih melakukan tracing.

"Belum diswab. Kami masih tracing ke orangtua dan siapa saja yang kontak dengan bayi tersebut" kata Andini.

Sementara untuk Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 89 Orang Tanpa Gejala (OTG).

Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 146 orang dan PDP sebanyak 75 orang. 

"Saat ini total positif Covid-19 ada 19 kasus di Kudus," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.