Gubernur Riau Sebut Semua Jasa Angkutan Orang Dihentikan

Kompas.com - 24/04/2020, 23:16 WIB
Gubernur Riau Syamsuar mengunjungi Bandara SSK II Pekanbaru sebelum ditutupnya penerbangan penumpang mulai 25 April hingga 1 Juni 2020 mendatang, Jumat (24/4/2020). Penerbangan penumpang dihentikan sementara terkait  larangan mudik lebaran untuk mencegah Covid-19. Dok..IstimewaGubernur Riau Syamsuar mengunjungi Bandara SSK II Pekanbaru sebelum ditutupnya penerbangan penumpang mulai 25 April hingga 1 Juni 2020 mendatang, Jumat (24/4/2020). Penerbangan penumpang dihentikan sementara terkait larangan mudik lebaran untuk mencegah Covid-19.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Gubernur Riau Syamsuar meninjau Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II dan Terminal Bus AKAP di Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (24/4/2020).

Peninjauan itu terkait penutupan angkutan penumpang umum darat dan udara dalam rangka pelarangan mudik Lebaran tahun ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu, Kota Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau saat ini sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga: Larangan Mudik, Semua Akses Masuk dan Keluar Pekanbaru Ditutup

Syamsuar mengatakan, sesuai arahan Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan, semua daerah segera melakukan pemberhentian sementara operasional pesawat dan bus.

"Pada masa PSBB ini, kami mengimbau kepada petugas untuk tidak ada lagi melakukan kegiatan operasional jasa pengangkutan orang, baik yang datang ke Riau maupun ke luar Riau," ucap Syamsuar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Jumlah Pasien Corona di Sumsel Bertambah Jadi 106 Orang

Syamsuar mengatakan, Provinsi Riau telah termasuk wilayah transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Menurut dia, penyebaran virus bisa saja terjadi saat protokol kesehatan tidak dipatuhi.

"Masyarakat Riau yang datang maupun pergi ke luar daerah, statusnya akan menjadi orang dalam pemantuan (ODP) terkait Covid-19 dan mereka harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.  Jadi kami harap masyarakat untuk tidak melakukan mudik," kata Syamsuar.

Baca juga: 29 ABK KM Kelud Dinyatakan Positif Corona

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X