Larangan Mudik, Semua Akses Masuk dan Keluar Pekanbaru Ditutup

Kompas.com - 24/04/2020, 16:45 WIB
Pemeriksaan kendaran di pintu masuk bagian barat  Kota Pekanbaru, Riau, dalam masa PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19 beberapa hari lalu. KOMPAS.COM/IDONPemeriksaan kendaran di pintu masuk bagian barat Kota Pekanbaru, Riau, dalam masa PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19 beberapa hari lalu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah melarang masyarakat mudik pada Lebaran tahun ini demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Hal tersebut berlaku di Kota Pekanbaru, Riau.

Apalagi, Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan juga sebagai wilayah zona merah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Mulai 25 April 2020, Bandara Hang Nadim Batam Hentikan Penerbangan

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru Taufik OH. Larangan mudik diberlakukan di semua akses masuk ataupun keluar Pekanbaru.

"Untuk Provinsi Riau, baru Pekanbaru saja yang menetapkan PSBB, sehingga wilayah ini dilarang orang masuk dan keluar," kata Taufik dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (24/4/2020).

Baca juga: Bandara Malikussaleh Hanya Layani Kebutuhan Logistik dan Militer

Menurut dia, beberapa akses masuk dan keluar Kota Pekanbaru akan ditutup pada hari ini.

Akses tersebut baik melalui darat, udara dan laut.

"Di luar Pekanbaru masih diperbolehkan transportasinya. Yang ditutup dan dibuka saat ini hanya untuk Pekanbaru saja," kata Taufik.

Baca juga: Kabupaten Bogor Kekurangan Tenaga Medis, Pasien Dirujuk ke Jakarta

Taufik mengatakan, kendaraan antar provinsi masih diizinkan melintas, namun dengan perlakuan khusus. Misalnya, kendaraan pengangkut tenaga kerja Indonesia yang pulang dari Malaysia.

Kendaraan pengangkut TKI ini nantinya akan diberikan tanda khusus.

"Riau ini kan pintu keluar pemulangan TKI dari Malaysia, ya transportasi laut dan darat masih diperbolehkan, ini pengecualian. Kita akan berikan tanda khusus bagi transportasi darat yang membawa TKI, karena mereka berasal dari seluruh provinsi di Sumatera ini," kata Taufik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalani 'Rapid Test' Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Jalani "Rapid Test" Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Regional
Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X