Polisi Tembak 3 Bandit Jalintim Palembang-Lampung yang Meresahkan

Kompas.com - 20/04/2020, 15:29 WIB
Tiga bandit pelaku kejahatan jalintim Palembang-Lampung yang meresahkan akhirnya ditembak petugas polisi dari Polsek Indralaya dan Polres Ogan Ilir. Mereka sebelumnya membegal seorang sopir pada Sabtu (18/4/2020) malam. HANDOUTTiga bandit pelaku kejahatan jalintim Palembang-Lampung yang meresahkan akhirnya ditembak petugas polisi dari Polsek Indralaya dan Polres Ogan Ilir. Mereka sebelumnya membegal seorang sopir pada Sabtu (18/4/2020) malam.

INDRALAYA, KOMPAS.com - Tiga orang pelaku kejahatan jalintim Palembang-Lampung yang kerap beraksi di sepanjang jalur antara Muara Meranjat hingga Tanjung Raja Ogan Iir Sumatera Selatan, dibekuk aparat polisi dari Unit Reskrim Polsek Indralaya, bekerja sama dengan personel Unit Pidana Umum Polres Ogan Ilir.

Ketiga pelaku yang aksinya sangat meresahkan itu masing-masing berinsial Mus (35),  AD (22) keduannya warga Desa Sukaraja, Kecamatan Indralaya Selatan, dan AKB (18) warga Desa Ulak Kerbau, Ogan Ilir.

Kapolsek Indralaya AKP Helmy Ardiansyah mengatakan, aksi ketiga pelaku sudah sangat meresahkan pengendara jalintim rute itu. 

Penangkapan ketiga pelaku itu setelah salah satu korbannya Syafriwandi (55), seorang sopir asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan aksi ketiga pelaku.

Baca juga: Kisah Relawan Penyapu Ranjau Paku, Terkumpul 3,5 Ton hingga Diancam Dibunuh

Beraksi pakai ranjau paku

Kronologisnya, pada hari minggu 18 April sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, korban Syafirwandi sedang melintas di jalintim Palembang-Lampung  Desa Sukaraja Ogan Ilir.

Tiba-tiba kendaraan korban mendadak pecah ban diduga pelaku sengaja memasang ranjau di jalan untuk membuat kendaraan yang  melintas pecah ban.  

Saat korban hendak menganti ban tiba-tiba datang ketiga pelaku dan memaksa meminta uang sebesar Rp 50.000.

Karena tidak diberi, dua orang pelaku lalu mengeluarkan pisau dan satu pelaku mengeluarkan pipa besi untuk mengancam korban.

Korban yang ketakutan tidak berdaya,  pelaku lalu mengambil uang milik korban sebesar Rp 1,6 juta dan dua buah telepon.

Baca juga: Risiko Menjadi Pemburu Ranjau Paku, Nyawa Taruhannya

Setelah pelaku kabur, koban langsung melapor ke polisi.

“Aksi pelaku sangat meresahkan khususnya pengendara yang  melintas di jalur tersebut, modusnya dengan menaruh ranjau besi dengan paku di jalan untuk membuat ban mobil pecah,” jelas Helmy melalui keterangan pers, Senin (20/4/2020). 

Sedangkan proses penangkapannya jelas Helmy, setelah polisi mendapat laporan segera tim dari Unit Reskrim Polsek Indralaya bersama personel Unit Pidana Umum Polres Ogan Ilir dipimpin Ipda Rahmad Jakatara melakukan penyelidikan.

Baca juga: Minibus dengan Muatan 24 Orang Narapidana Terguling di Jalintim Sumatera

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X