Kompas.com - 13/04/2020, 17:13 WIB
Bupati Gowa, Sulawesi Selatan meminta panitian untuk menunda pertemuan umat muslim dunia yang akan dihadiri oleh peserta dari 48 negara lantaran guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Jumat, (13/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Bupati Gowa, Sulawesi Selatan meminta panitian untuk menunda pertemuan umat muslim dunia yang akan dihadiri oleh peserta dari 48 negara lantaran guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Jumat, (13/3/2020).

GOWA, KOMPAS.com – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India yang berkunjung ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil rapid test yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

“Dari 24 orang WNA yang diperiksa rapid test, ada seorang di antaranya positif terjangkit virus Covid-19. Saat ini yang bersangkutan akan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan isolasi,” kata Adnan Purichta Ichsan kepada wartawan, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Sedangkan, kata dia, 23 WNA yang hasil rapid testnya negatif masih diisolasi di Markas Dakwah Masjid Jami Al Hidayah, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adnan juga menginstruksikan untuk penyemprotan cairan disinfektan secara menyeluruh di Markas Dakwah Masjid Jami Al Hidayah.

“Kita berikan mereka sembako untuk kebutuhan selama 14 hari bagi 23 WNA India diisolasi di Markas Dakwah Masjid Jami Al Hidayah. Lurah, Binmas dan Babinsa akan melakukan pengawasan selama 14 hari untuk memastikan mereka terkarantina (isolasi mandiri),” tuturnya.

Baca juga: Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Adnan mengungkapkan 24 WNA India tersebut bukan bagian dari Jemaah Ijtima Dunia 2020 Zona Asia,

“Riwayat perjalanan mereka di Indonesia sejak Desember 2019 akan melakukan dakwah di Provinsi Sulbar hingga Sulsel. Karena situasi yang tidak memungkinkan, sehingga tak melaksanakan giat tersebut sampai saat ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, kedatangan 24 WNA India itu di Indonesia terbagi dalam tiga kelompok Jemaah Tabliq Negara India.

"Mereka berencana kembali ke negaranya menumpangi pesawat rute penerbangan Jkt-Kualalumpur-New Delhi. Namun tertunda karena sampai saat ini India dalam status lockdown," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X