Kompas.com - 13/04/2020, 16:38 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin rapat koordinasi penanggulangan COVID-19 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (6/4/20). Dok Humas JabarGubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin rapat koordinasi penanggulangan COVID-19 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (6/4/20).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan kembali melakukan tes masif minggu ini.

Jika sebelumnya kapasitas tes per harinya hanya 140 pemeriksaan swab, kali ini bertambah menjadi 1.200 pemeriksaan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, penambahan pemeriksaan tersebut terjadi karena alat yang dibeli Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jabar sudah datang dari Korea Selatan, ditambah hibah dari Universitas Padjajaran (Unpad) dan mesin polymerase chain reaction (PCR) dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mesin PCR itu rencananya ditempatkan di wilayah Pantura.

"Minggu lalu kapasitas kita hanya 140 pengetasan, Minggu ini pengetesan swab per hari bisa 1.200," kata Emil di Mapolda Jabar, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Wagub Jabar Kembali Ingatkan Masyarakat untuk Tidak Mudik

Sementara terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di lima daerah yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi (Bodebek) yang akan dimulai pada 15 April mendatang, Emil mengatakan bahwa Tim Gugus Jabar telah bekerja secara maksimal sehingga pihaknya optimistis penanggulangan Covid-19 di Jabar akan terkendali dan terukur.

"Kami punya optimisme yang luar biasa penanggulangan Covid-19 di Jabar ini akan terkendali dan terukur oleh kekompakan luar biasa dari para pemangku kepentingan," kata Emil.

Pekan ini, pihaknya akan fokus pada PSBB di Bodebek dengan mengerahkan semua tim untuk memberikan edukasi mengenai PSBB dan konsekuensinya.

"Semua tim akan mengerahkan semua resources-nya untuk memberikan edukasi apa itu PSBB Bodebek, konsekuensinya apa, kemudian juga siapa yang terdampak dan siapa yang mendapatkan bantuan dan lain sebagainya," kata Emil.

Menurutnya, kombinasi PSBB dengan kedisiplinan dan tes masif ini bakal menjadi kunci dalam memetakan persebaran virus corona.

Baca juga: HTI Terlibat dalam Penanggulangan Covid-19 di Jabar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan telah mengirimkan surat persetujuan yang menyatakan bahwa lima provinsi di Jawa Barat disetujui melaksanakan PSBB. Rencana penerapan ini dimulai tanggal 15 April 2020 hingga 14 hari ke depan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X