Kompas.com - 03/04/2020, 12:16 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pemkot Surakarta menyiapkan lima armada bus untuk menjemput pemudik dari wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menuju tempat karantina.

Bus tersebut masing-masing ditempatkan di Stasiun Jebres, Stasiun Balapan, Stasiun Purwosari, Terminal Tirtonadi dan Bandara Internasional Adi Soemarmo.

"Tujuan untuk menyiapkan bus ini adalah untuk menjemput para pemudik yang nekat akan mudik ke Solo, khususnya warga yang mudik ber-KTP Solo akan dijemput bus langsung menuju tempat karantina," kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo ditemui di Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Cegah Corona, Warga Solo Diminta Gunakan Masker Tiap Beraktivitas

Tempat karantina bagi pemudik yang disiapkan yakni gedung Graha Wisata Niaga berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, pusat jantung Kota Solo.

Gedung dua lantai ini mampu menampung hingga 122 orang.

"Pemudik sebelum bertemu dengan anggota keluarganya harus kita karantina selama 14 hari di sana," terang dia.

Rudy menyampaikan bus yang disiapkan untuk menjemput para pemudik telah dilengkapi dengan masker, hand sanitizer dan juga telah disemprot cairan disinfektan.

"Kita sudah koordinasi dengan kepala terminal, stasiun dan bandara. SOP penjemputan sedang dibuat oleh Dinas Kesehatan dan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19," ucapnya.

Baca juga: Wali Kota Tegaskan Informasi Solo Bebas Corona Tak Benar, Ini Faktanya

Selain gedung Graha Wisata Niaga, Pemkot Solo juga menyiapkan lokasi karantina bagi warga Solo berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), yakni Ndalem Joyokusuman dan Ndalem Priyosuhartan.

"Hari ini sudah mulai kita masukkan bed untuk tidur pemudik," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo Ahyani menambahkan, selama karantina 14 hari, warga berstatus ODP maupun pemudik akan diperiksa kondisi kesehatannya.

Mereka juga akan dipantau oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota (DKK), Dinas Sosial (Dinsos), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan TNI/Polri.

"Tempat ini kita siapkan bagi warga (ODP) dan pemudik yang memang tidak bisa melakukan karantina mandiri sehingga difasilitasi Pemkot," ujar Ahyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.