KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Kurangi Pergerakan Masyarakat, Pemkot Semarang Tutup Jalan Protokol

Kompas.com - 30/03/2020, 08:17 WIB
Guna mencegah penyebaran virus corona, Pemkot Semarang menutup lima jalan protokol mulai Minggu (29/3/2020). DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangGuna mencegah penyebaran virus corona, Pemkot Semarang menutup lima jalan protokol mulai Minggu (29/3/2020).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi mengatakan, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menutup lima jalan protokol guna mencegah penyebaran virus corona.

“Ini adalah bagian dari upaya mengurangi pergerakan migrasi masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya,” kata Hendi, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Lima jalan protokol yang ditutup yaitu Jalan Pandanaran mulai Tugu Muda hingga Simpang Lima, Jalan Pemuda mulai dari Mal Paragon sampai Tugu Muda, dan Jalan Gajah Mada mulai Simpang Lima sampai Simpang Gendhingan.

Kemudian, Jalan Pahlawan mulai dari bundaran air mancur Tugu Tunas sampai Simpang Lima, dan sepanjang Jalan Achmad Yani mulai Simpang RRI sampai Simpang Lima juga akan ditutup.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Kota Semarang akan menerapkan penutupan jalan mulai Minggu (29/3/2020) hingga penyebaran virus corona di Indonesia dapat teratasi.

Pada tahap pertama, penutupan akan dilakukan mulai pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) hingga 06.00 WIB.

“Pantauan kami di lapangan, masih cukup banyak masyarakat yang berjalan-jalan keliling kota,” kata Hendi.

Namun, jika dengan cara tersebut masyarakat belum menunjukkan pembatasan aktivitas, maka penutupan jalan akan dilakukan selama 24 jam.

Baca juga: Bekerja Sama dengan Phapros, Pemkot Semarang Siapkan Paket Jamu Cegah Corona

“Selama seminggu ke depan akan kami evaluasi. Kalau masih belum ada perubahan, akan kami tingkatkan penutupan jalan protokol menjadi 24 jam penuh,” kata Hendi.

Selain menutup jalan, Pemkot Semarang juga memangkas jam operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang untuk membatasi aktivitas masyarakat sementara waktu.

“BRT Trans Semarang mulai besok jam operasionalnya hanya dari jam 6 pagi sampai jam 3 sore,” kata Hendi.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya