Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Bekerja Sama dengan Phapros, Pemkot Semarang Siapkan Paket Jamu Cegah Corona

Kompas.com - 27/03/2020, 21:29 WIB
Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami, usai bertemu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (27/3/2020.) DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangDirektur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami, usai bertemu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (27/3/2020.)

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bekerja sama dengan PT Phapros Tbk akan menyiapkan paket jamu cegah virus corona untuk dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

“Multivitamin yang kami beri bahan bakunya impor. Kalau ini potensi lokal seperti jahe, temulawak, kunyit, sereh, kayu manis, dan gula batu,” kata Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami usai bertemu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (27/3/2020.)

Lebih lanjut Emmy mengatakan, paket jamu tersebut akan diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Cegah Corona, Rektor Budi Luhur: Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Jamu

“Baik dari pembuatan jamu maupun pengadaan bahan bakunya. Hal tersebut untuk menggulirkan ekonomi rakyat,” kata wanita yang biasa disapa Emmy, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Pada kesempatan tersebut Emmy berseloroh, nama jamu yang akan diproduksi diambil dari nama inisiator jamu.

“Namanya Jamu Hendi - Ita, komplementer dengan Becefort (produk Phapros) yang mengandung vitamin C dan E,” kata Emmy.

Produksi paket jamu cegah corona merupakan upaya Pemkot Semarang menekan penyebaran virus corona.

Sebelumnya Pemkot Semarang sudah melakukan beberapa langkah untuk menekan penyebatan virus corona.

Pemkot Semarang telah melakukan penyemprotan disinfektan, produksi alat pelindung diri (APD), dan pembagian sembako gratis untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Akibat Virus Corona, UKM Produsen Jamu Diutungkan

Di sisi lain, Phapros bersama PT Kimia Farma juga menjadikan kesempatan tersebut untuk mendukung upaya penanganan virus corona di Kota Semarang.

Kedua perusahaan tersebut menyerahkan 10.000 butir multivitamin Becefort, dan 100 liter hand sanitizer.

Setelah menerimanya, Wali Kota Semarang yang biasa disapa Hendi langsung menugaskan Wakil Wali Kota Semarang selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covis-19 Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, untuk mendistribusikannya kepada masyarakat.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
komentar di artikel lainnya