Kompas.com - 22/03/2020, 11:12 WIB
Salah satu peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 meninggal di lokasi tablik akbar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Jumat, (20/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Salah satu peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 meninggal di lokasi tablik akbar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Jumat, (20/3/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Sebanyak 107 Warga Negara Asing (WNA) peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang batal digelar, telah kembali ke negara asalnya.

Sedangkan 350 WNA lainnya masih tertahan dan dikarantina di Hotel Grand Sayang, Makassar.

Pejabat (Pj) Wali kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, kesehatan seluruh peserta Ijtima Dunia yang kini dikarantina telah dicek.

“107 orang WNA sudah pulang ke negaranya masing-masing, sedangkan 350 WNA lainnya masih dikarantina sambil menunggu jadwal pemulangan ke negaranya. Kami mengecek kondisinya, termasuk kesehatan, ketersediaan makanan, air minum, dan juga pola pengamanan oleh teman-teman dari kepolisian dan TNI,” kata Iqbal dalam keterangan resmi, Sabtu (21/3/2020) malam.

Baca juga: Peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa Meninggal karena Serangan Jantung

Iqbal mengungkapkan, dari 350 WNA yang masih dikarantina, ada yang mengalami diare dan telah ditangani oleh tim kesehatan yang bertugas.

Kondisinya berangsur-angsur membaik.

Petugas keamanan terus berjaga di lokasi. Sejauh ini mereka juga cukup kooperatif.

Pemulangan WNA peserta Ijtima dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Polisi Sebut 7 WNA Peserta Ijtima Dunia Sudah Pulang, 429 WNA Masih Menunggu

 

Di mana pemulangan WNA ini disesuaikan dengan jadwal tiket pesawat maupun kapal laut yang akan mengangkut ke negara asal mereka.

“Kami pastikan tempat ini diisolasi total, tidak ada yang bisa keluar dan berbaur dengan masyarakat. Apalagi kita lihat, hotel ini dikelilingi sungai. Kecuali mereka ingin ke bandara atau pelabuhan untuk pulang, baru kita beri izin keluar,” ujar Iqbal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X