Fakta Lengkap di Balik Ijtima Ulama Dunia 2020 di Gowa, 474 WNA Hadir, Dibatalkan hingga Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 20/03/2020, 06:00 WIB
IJTIMA DUNIA 2020 yang dihadiri ratusan Warga Negara Asing (WNA) akan tetap dilanjutkan oleh panitia meski telah beberapa kali mendapat permintaan penundaan oleh pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ditengah ancaman wabah virus corona. Rabu, (18/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.IJTIMA DUNIA 2020 yang dihadiri ratusan Warga Negara Asing (WNA) akan tetap dilanjutkan oleh panitia meski telah beberapa kali mendapat permintaan penundaan oleh pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ditengah ancaman wabah virus corona. Rabu, (18/3/2020).

 

WNA sudah terlanjur datang

Meskipun izin tak dikeluarkan, namun ratusan WNA sudah terlanjur datang ke Indonesia.

Acara Ijtima Dunia 2020 ini rencananya diikuti oleh tak kurang dari 12 negara di dunia.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Makassar Andi Pallawaruka menerangkan, 474 WNA dari 12 negara sudah terlanjur tiba di Gowa, Sulawesi Selatan.

"Jadi memang sudah ada yang datang sejak 2 bulan tapi ada juga yang datang di Februari dan awal Maret," ungkap Pallawarukka.

12 negara itu antara lain Malaysia, Thailand, Singapura, India, Bangladesh, Pakistan, Arab Saudi, Inggris, Belanda, Filipina.

Baca juga: Ijtima Dunia 2020 Zona Asia Dibatalkan, Panitia: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

Pemulangan

IJTIMA DUNIA 2020KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. IJTIMA DUNIA 2020
Para WNA tersebut akan dipulangkan ke negaranya masing-masing. Proses pemulangan, kata Andi, akan berjalan normal.

Mereka tidak dideportasi lantaran tidak melanggar izin apapun.

Pihak terkait masih merumuskan jadwal pemulangan lantaran ada negara yang telah menutup penerbangannya, seperti Malaysia.

"Belum ada jadwalnya hanya karena permintaan Pak Gubernur supaya segera dipulangkan tapi kan itu terkait tiketnya harus diurus dulu karena mereka semua sudah punya tiket pulang, tinggal diurus lagi percepatannya," ujar dia.

Baca juga: Satu Peserta Ijtima Dunia yang Alami Demam Diobservasi di RSUD Haji Makassar

Dikarantina sebelum pulang

Ilustrasi karantina,SHUTTERSTOCK Ilustrasi karantina,
Sebelum para WNA peserta Ijtima Dunia 2020 dipulangkan, mereka terlebih dulu akan menjalani karantina.

Karantina dilakukan supaya para WNA tidak berkontak langsung dengan warga.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah meminta pihak terkait segera melakukan isolasi terhadap para WNA.

"Tadi kita sudah sepakat, oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin kolaborasi dengan Bapak Kapolda. Adapun skenario isolasi yang dilakukan, pertama, untuk WNA yang saat ini berjumlah 411 orang dari enam negara, telah disiapkan lokasi di sebuah hotel,” kata Nurdin.

Baca juga: Peserta Ijtima Ulama Dunia dari 12 Negara, Ini Rinciannya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan PDAM Ditemukan Tewas, Kondisinya Sudah Membusuk

Karyawan PDAM Ditemukan Tewas, Kondisinya Sudah Membusuk

Regional
2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

Regional
Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

Regional
Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

Regional
Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X