Fakta Lengkap di Balik Ijtima Ulama Dunia 2020 di Gowa, 474 WNA Hadir, Dibatalkan hingga Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 20/03/2020, 06:00 WIB
Ijtima Dunia 2020 yang dihadiri ratusan WNA di Gowa, Sulawesi Selatan. KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Ijtima Dunia 2020 yang dihadiri ratusan WNA di Gowa, Sulawesi Selatan.

 

Sudah keliling di masjid-masjid

Nurdin memaparkan penyebab sulitnya mendeteksi para peserta asing yang berdatangan sejak beberapa waktu lalu.

Sebab, beberapa jemaah asing peserta Ijtima Dunia 2020 telah datang sejak 2 hingga 3 bulan lalu di Indonesia.

Selain itu rupanya mereka juga telah berkeliling ke masjid-masjid di Indonesia.

"Mereka melaksanakan dakwah keliling masjid-masjid. Jadi mereka sulit terdeteksi kedatangannya jelang Ijtima Dunia 2020," ungkap dia.

Baca juga: Acara Ditunda, Ini Kata Juru Bicara Ijtima Ulama Dunia

Satu peserta alami demam tinggi

Ijtima Dunia 2020 yang dihadiri ratusan Warga Negara Asing (WNA)KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Ijtima Dunia 2020 yang dihadiri ratusan Warga Negara Asing (WNA)
Salah seorang peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 berusia di atas 60 tahun asal Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami demam tinggi.

Ia dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar sejak Rabu (!8/3/2020) malam.

Namun, pasien tidak diisolasi. Sebab, pasien tersebut dinilai mengalami demam biasa karena kelelahan.

Saat ini pihak rumah sakit masih melakukan observasi di ruang IGD.

"Jadi sementara menunggu hasil pemeriksaan lab dan penunjang lainnya," kata Kepala Humas RSUD Haji Makassar Muhsin.

Baca juga: 411 WNA Peserta Ijtima Dunia 2020 Diisolasi di Hotel

Disemprot disinfektan

Petugas media tengah melakukan penyemprotan di lokasi tablik akbar setelah pihak panitia melakukan kesepakatan pembatalan IJTIMA DUNIA 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (19/3/2020).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Petugas media tengah melakukan penyemprotan di lokasi tablik akbar setelah pihak panitia melakukan kesepakatan pembatalan IJTIMA DUNIA 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (19/3/2020).
Setelah dibatalkan, Pemerintah Kabupaten Gowa melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia.

Sebab, tempat tersebut sempat digunakan sebagai tempat berkumpul ratusan warga baik WNI maupun warga asing.

Penyemprotan dilakukan usai peserta meninggalkan lokasi lantaran pembatalan acara.

"Sebenarnya sejak kemarin kami persiapkan tim medis di lokasi dan hari ini telah dilakukan penyemprotan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona," kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.

Pemerintah mengimbau masyarakat menghindari kerumunan dan interaksi langsung sementara waktu untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Himawan, Hendra Cipto, Abdul Haq | Editor : Khairina, Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X