Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/03/2020, 06:31 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap delapan orang karena diduga terlibat korupsi pengadaan benih bawang di Kabupaten Malaka, NTT, dengan pagu anggaran sebesar Rp 9,6 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Polisi Johannes Bangun, mengatakan, delapan orang yang ditangkap yakni YN, EPMM, SDS, YKB, AKA, KAK, MB dan SB.

Menurut Johannes, selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa mobil Honda HRV bernomor polisi W 1175 FK senilai Rp 400 juta dan uang tunai sebesar Rp 665 juta.

Baca juga: Terlibat Korupsi Benih Bawang Merah Rp 9,6 Miliar, 8 Orang Ditangkap Polisi

"Berdasarkan hasil pemeriksaan para tersangka, penyidik kami menyita barang bukti berupa uang sekitar Rp 665 juta yang merupakan uang negara yang diselamatkan dari hasil korupsi," ujar Johannes, saat menggelar jumpa pers bersama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTT Kombes Polisi Herry Try Maryadi, di Kupang, Kamis, (12/3/2020).

Johannes menuturkan, barang bukti berupa uang tunai dan mobil tersebut disita dari para tersangka yang sudah ditahan dalam kasus tersebut.

Di tempat yang sama, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTT Kombes Polisi Herry Try Mariadi mengatakan, barang bukti uang yang lebih besar disita dari tersangka MB sebagai mantan Kepala Unit ULP saat itu yakni sebesar Rp 250 juta.

Sedangkan satu unit mobil tersebut disita dari tersangka SDS yang merupakan makelar kasus.

Pihaknya, lanjut Herry, akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan menerapkan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang untuk mengetahui alur keuangan yang digunakan para pelaku ini.

Herry menyebut, jumlah uang negara yang disita tersebut masih berada di bawah nilai kerugian yang dilaporkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan sebesar Rp 4,9 miliar.

"Nanti setelah keputusan inkrah, kami akan lakukan pemeriksaan ulang dengan tindak pidana baru yaitu pencucian uang," kata Herry.

Baca juga: Diduga Korupsi Benih Bawang, Kadis Pertanian Kabupaten Malaka Ditahan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.