Yanto Diterkam dan Bertarung dengan Buaya Saat Cari Udang, Dapat 40 Jahitan

Kompas.com - 11/03/2020, 11:49 WIB
Ilustrasi buaya Thinkstockphotos.comIlustrasi buaya

KOMPAS.com- Seorang warga Desa Terusan, Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau bernama Yanto diterkam oleh seekor buaya, Selasa (10/3/2020).

Yanto sempat bertarung dan berhasil menyelamatkan dirinya.

Namun, ia mendapatkan 40 luka jahitan lantaran terkaman buaya.

Baca juga: Coba Tangkap Buaya Berkalung Ban, Forrest Galante Punya Banyak Metode

Mencari udang

Korban saat mendapatkan perawatan. (Polres Inhil) Korban saat mendapatkan perawatan. (Polres Inhil)
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Indra Duaman melalui Kasubag Humas polres Inhil AKP Warno mengatakan, Selasa (10/3/2020) pagi, Yanto pergi mencari udang di Parit Balil.

Aktivitas tersebut memang biasa dilakoninya sehari-hari.

Namun Yanto tak menyangka, hari itu ia akan bertemu dan bertarung dengan seekor buaya.

Yanto menggunakan sampan seorang diri ke Parit Balil sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat menangkap udang dengan jalanya, seekor buaya muncul di hadapannya.

Baca juga: Diyakini Kembaran Anaknya, Buaya Berjari Lima Ini Selalu Datang dan Hilang Misterius

 Diterkam dan 'bertarung'

Ilustrasi buaya muara (Crocodylus porosus) Ilustrasi buaya muara (Crocodylus porosus)
Buaya tersebut muncul secara tiba-tiba dan menerkam tangan kanan Yanto.

"Tanpa disadari seekor buaya langsung menerkam tangan kanan Yanto," ucap Warno, seperti dilansir dari Antara.

Merasa nyawanya terancam, Yanto pun bertarung dan berusaha menyelamatkan dirinya.

"Kemudian Yanto berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya," kata dia.

Pertarungan melepaskan tangan dari mulut buaya itu akhirnya membuahkan hasil.

Ia kemudian mengayuh sampan ke tepian parit dengan sisa tenaganya lalu meminta tolong pada keluarganya.

Baca juga: Kisah Aneh Buaya Berjari 5 yang Ditangkap Nelayan, Diberi Nama Ainun, Jinak dan Selalu Muncul Jelang Ramadhan

Luka sobek

Ilustrasi buaya air asin Australia.SHUTTERSTOCK Ilustrasi buaya air asin Australia.
Yanto mengalami luka robek di bagian lengan 20 sentimeter x 8 sentimeter. Kedalaman luka mencapai 6 sentimeter.

"Korban kini mendapat 40 jahitan dan masih dirawat di UPT Puskesmas Kuala Lahang, Kecamatan Gaung," kata dia.

Ia mengimbau warga berhati-hati mencari udang sebab di kawasan tersebut merupakan habitat buaya.

Sumber: Antara



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat  2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Saat 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Regional
7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

Regional
Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X