Coba Tangkap Buaya Berkalung Ban, Forrest Galante Punya Banyak Metode

Kompas.com - 10/03/2020, 22:19 WIB
Foresst Galante dan tim Discovery Channel siap lakukan upaya melepaskan ban di leher buaya Sungai Palu, Selasa (10/3/2020). KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATIForesst Galante dan tim Discovery Channel siap lakukan upaya melepaskan ban di leher buaya Sungai Palu, Selasa (10/3/2020).

PALU, KOMPAS.com - Bagi pecinta tayangan Discovery Channel, nama Forrest Galante  tentu tak asing lagi.

Forrest (32) merupakan pembawa acara televisi Extinct or Alive on Animal Planet.

Saat ini, ia dan 6 orang rekannya sedang berada di Palu.

Forrest dan tim Discovery Channel datang ke Palu dalam misi penyelamatan, yakni membuka ban yang sudah 4 tahun melingkar di leher buaya muara Sungai Palu.

Baca juga: Setelah Matt Wright, Giliran Forrest Galante Coba Tangkap Buaya Berkalung Ban

Forrest Galante merupakan seorang petualang luar ruangan Amerika dan kepribadian televisi.

Dia bekerja di bidang biologi satwa liar, yang mengkhususkan diri dalam eksplorasi hewan di ambang kepunahan.

Kepada sejumlah wartawan di Palu, Forrest Galante mengutarakan rasa terima kasihnya kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah yang telah memberikan kesempatan untuk menyelamatkan buaya.

Untuk upaya penyelamatan ini Forrest sudah begitu banyak menyiapkan alat yang bervariasi.

"Alat yang kami bawa ini merupakan alat yang kami gunakan  di Afrika, Amerika Utara dan Selatan, Australia dan banyak tempat lainnya. Dan kami akan gunakan dengan cara yg cepat, tepat dan aman untuk menyelamatkan buaya dan melepas ban di lehernya," kata Forrest, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Menanti Aksi Matt Wright hingga Forrest Galante Bebaskan Buaya Berkalung Ban, Difilmkan oleh Discovery Channel

Untuk metode yang akan digunakan nantinya, Forrest belum bisa memberitahu detailnya seperti apa, karena banyak yang akan dicoba.

"Kita akan gunakan harpoon, ada jala, perangkap, tali, jaring, banyak metode yang berbeda, dan jika sudah memahami situasi dan hewannya, saya baru bisa bilang apa cara yang akan dipakai untuk menangkapnya dan kemungkinan menggabungkan beberapa cara," jelas Forrest. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X