Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Pemkot Semarang Bangun Bendung Gerak KBB untuk Kendalikan Banjir

Kompas.com - 27/02/2020, 07:30 WIB
Wali Kota Semarang saat Membuka Musrenbang di Aula Kecamatan Semarang Utara. Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang saat Membuka Musrenbang di Aula Kecamatan Semarang Utara.

KOMPAS.com – Kawasan Semarang Utara menjadi salah satu wilayah di Kota Semarang yang menjadi prioritas pembangunan, termasuk penanganan banjir dan rob.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat membuka kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di Aula Kecamatan Semarang Utara beberapa waktu lalu.

Salah satu wujud nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menangani banjir tersebut adalah membangun Bendung Gerak Kanal Banjir Barat (KBB) pada akhir 2019.

Baca juga: Cegah Banjir, Hendi Imbau Pembangunan Kota Semarang Jangan Sampai Membabi Buta

Bendung itu berfungsi untuk menahan intrusi air laut, menjaga debit air, menambah pasukan air baku, dan penggelontoran sedimen sungai untuk pengendalian banjir di Kota Semarang.

Nantinya saat ketinggian air mencapai 2,5 meter (m), bendungan sepanjang 155,5 m itu akan mengalirkan air ke laut.

Namun di musim kemarau, bendungan akan menampung air dengan kapasitas 700.000 meter kubik.

Pembangunan Bendung Gerak KBB juga akan dikerjakan dari hulu ke hilir, mulai dari pembangunan Bendungan Jatibarang, pembangunan kanal banjir, normalisasi sungai, tanggul rob, stasiun pompa, kolam retensi, hingga bendung gerak.

Baca juga: Lantik PNS Milenial, Hendi: Lebih Baik Kerja Ketawa, tapi Ada Progres

“Bendung gerak itu ke depan akan difokuskan pada sektor wisata. Nantinya akan ada perahu naga, lomba dayung, dan water sport,” kata Wali Kota Semarang dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, hal itu berarti kelurahan di Semarang Utara harus melakukan penataan wilayah guna mendukung upaya tersebut.

Percuma tanpa dukungan warga

Hendi (sapaan akrab Hendrar Prihadi) juga mengatakan, penanganan banjir dan rob tidak dapat dilakukan tanpa dukungan penuh masyarakat.

Menurut dia, banjir dan rob di Kota Semarang harus dihadapi bersama, baik pemerintah hingga seluruh stakeholder di Kota Atlas (julukan Kota Semarang).

Hendi melanjutkan, banjir dan rob tak bisa diatasi dengan hanya membangun pompa dan polder. Butuh dukungan masyarakat juga, salah satunya dengan menjaga lingkungan.

Baca juga: Wali Kota Semarang Minta Pemuda Anshor Siapkan Diri Hadapi Masa Keemasan Indonesia

“Setiap pihak harus bertanya pada diri masing-masing, mau tidak kotanya bebas banjir? Jika mau mendukung, maka akan bangkit kesadaran, misal tidak buang sampah di saluran,” imbuh dia.

Hendi pun mengajak masyarakat untuk introspeksi diri bahwa Kota Semarang adalah milik bersama dengan pemerintah sebagai bagian komponen pembangunan yang utuh.

Sementara itu, Hendi juga berharap agar musrenbang itu dapat menjadi media untuk bersinergi dan memfokuskan anggaran yang sudah disusun dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Terlebih pada 2021 nanti, lurah akan mengelola anggaran sendiri dan memiliki kewenangan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran.

Baca juga: Wali Kota Semarang Bantu Korban Rumah Roboh Akibat Hujan Lebat

Para lurah akan mengelola anggaran Rp 1 miliar bersama masyarakat untuk meningkatkan pembangunan di wilayahnya.

Kebijakan itu diharapkan membuat lurah mampu menyelaraskan pembangunan sesuai kebutuhan di wilayahnya, sehingga seluruh program dapat berkelanjutan dan bermanfaat bari warga Kota Semarang.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Regional
Positif Corona Bupati Morowali Meninggal, Sempat 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Positif Corona Bupati Morowali Meninggal, Sempat 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Regional
komentar di artikel lainnya