Khawatir Virus Corona, Papua Barat Antisipasi Kedatangan Kapal Barang dari China

Kompas.com - 26/02/2020, 23:36 WIB
(Ilustrasi) Petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang memeriksa kesehatan enam warga negara China yang terdampar di perairan Rote Ndao setibanya di Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis (30/1/2020). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui enam warga negara China itu terjangkit virus Corona atau tidak sebelum diantar ke kantor Imigrasi Klas I TPI Kupang. ANTARA FOTO/KORNELIS KAHA(Ilustrasi) Petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang memeriksa kesehatan enam warga negara China yang terdampar di perairan Rote Ndao setibanya di Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis (30/1/2020). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui enam warga negara China itu terjangkit virus Corona atau tidak sebelum diantar ke kantor Imigrasi Klas I TPI Kupang.

MANOKWARI, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Provinsi Papua Barat bersama lembaga pemerintah terkait mengantisipasi kedatangan kapal pengangkut barang dari China dalam waktu dekat.

Kepala Kantor Perwakilan Hukum dan HAM Papua Barat Anthonius Ayorbaba mengatakan, kapal pengangkut barang berkapasitas besar milik investor China akan masuk ke Pelabuhan Barang PT SDIC Papua Cement Indonesia di Manokwari,.

"Dari informasi yang kami peroleh dari Bea Cukai, kapal ini masuk dalam rangka mengambil semen di pabrik perusahaan semen yang saat ini beroperasi di Maruni Manokwari. Dalam waktu dekat akan masuk, kapal ini kapasitasnya sangat besar," kata Anthonius di Manokwari seperti dilansir Antara, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Banyak Kabupaten yang Belum Terhubung di Papua Barat, Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

Kantor Imigrasi Manokwari telah berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mengantisipasi kedatangan kapal dari China, karena khawatir dengan wabah virus corona "Covid-19".

"Sekali pun kapal ini hanya membawa ABK atau kru kapal, namun tentu membutuhkan pengawasan ekstra. Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai, termasuk pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya harus bersinergi," kata Anthonius.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk membatasi warga negara China masuk ke Indonesia untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut.

"Termasuk WNA dari negara lain yang pernah ke China dan ingin melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Dalam kurun waktu 14 hari setelah keluar dari China tidak boleh masuk ke Indonesia," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan mengatakan, pemerintah daerah sudah siaga mengantisipasi penyebaran virus corona.

Baca juga: Penguatan Lereng Longsor yang Ancam Tol Cipularang KM 118 Terkendala Hujan

"Pengawasan seluruh pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan diperketat dan tentu bersama kesehatan pelabuhan dan lembaga terkait lainya kita laksanakan serangkaian pemeriksaan terhadap setiap warga asing," kata Otto.

Dinas Kesehatan, menurut dia, juga memberikan perhatian khusus pada perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing seperti PT SDIC Papua Cement Indonesia yang beroperasi di Manokwari.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Regional
Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X